Persiraja Rahasiakan Pemain Anyar

TAMPIL BEDA: Skuat Persiraja Banda Aceh melakukan pose di luar kebiasaan sebelum bertanding dengan Perssu Sumenep di stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (12/11). Dalam laga penutup 16 besar ISC B itu, Persiraja menang 3-0. ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Persiraja Banda Aceh kian matang dalam persiapan untuk menghadapi Liga 2 musim ini. Klub yang bermarkas di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh ini, sedang melakukan pendekatan dengan beberapa pemain baru.

Pemain tersebut menurut penuturan pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas kepada Rakyat Aceh, berposisi pemain depan, tengah dan satu belakang. Namun Akhyar belum ingin menyebut nama ketiga pemain tersebut.

“Kita akan kedatangan pemain di posisi gelandang, center bek dan striker, kualitas yang kita datangkan di atas pemain yang sudah ada. Saat ini manajemen juga sedang membangun komunikasi dengan pemain tersebut,” kata Akhyar sebelum latihan rutin kemarin, Senin (22/1).

Praktis, saat ini jumlah pemain Persiraja sebanyak 24 pemain, Akhyar menyebut, tidak menutup kemungkinan masih ada pengurangan pemain untuk mencukupi kuota yang dibutuhkan Persiraja untuk menghadapi kompetisi.

Sementara itu, sekretaris umum Persiraja, Rahmat Djailani yang ikut memantau perkembangan pemain dalam sesi latihan kemarin, membenarkan, para pemain yang berada di tiga posisi tersebut akan segera merapat ke Persiraja.

Sejauh ini, Persiraja telah mengikat 14 pemain untuk musim ini, sebut Rahmat. Diantaranya, Irsyad Habib, Luthfi Fauzi, Saddam, Luis Irsandi, Fiwi Dwipan, Riski Kurniadi, Faumi Syahreza, Fani Aulia, Agus Suhendra, Rahmanuddin, Fahrizal Dillah, Muklis Nakata, Agus Suhendra dan Vivi Asrizal.

“Kita terus menunggu rekom dari pelatih, jika pelatih sudah sepakat, kita langsung negosiasi dengan pemain. Karena semua pemain merupakan pilihan pelatih,” sambung Rahmat.

Dalam latihan kemarin, pemain yang sebelumnya ikut berlatih, beberapa sudah tidak terlihat lagi karena sudah dicoret. Empat pemain tersebut adalah Amirullah, Reza Fahlevi, Munandar dan Khunaifi. (rif)