Giliran Amigo Mundur dari PNA Subulussalam

Giliran Amigo Mundur dari PNA Subulussalam/Ist

SUBULUSSALAM (RA) – Menjelang penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam, dua pengurus teras Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggore Aceh (DPW PNA) Kota Subulussalam mengundurkan diri.

Tiber Padang, Wakil Ketua I DPW PNA tanggal 26 menyatakan resmi mengundurkan diri karena berbeda dukungan DPP dengan dirinya. Kelang empat hari pasca pengunduran diri Tiber Padang, kini giliran Amigo Tinambunan yang juga wakil ketua menyerahkan surat pengunduran diri dari PNA.

“ benar, barusan saya telah menyerahkan surat pengunduran diri saya dari kepengurusan DPW PNA yang diterima Sekretaris DPW PNA “ kata Amigo saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Senin (29/1).

Amigo pun memperlihatkan surat pengunduran dirinya melalui hanphonenya dengan bunyi  “ Bersama surat ini saya bermaksud mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari pengurus Partai Nanggroe Aceh Dewan Pimpinan Wilayah Kota Subulussalam, berhubung ada hal yang bersangkutan dengan kegiatan rutinitas saya “ petikan surat pengunduran dirinya tertanggal 29 Januari 2018.

Amigo mengaku alas an pengunduran dirinya itu murni karena kesibukannya sehari – hari. Namun, saat ditanyai apakah alas an itu sama dengan alas an pengunduran diri Wakil Ketua I, Tiber Padang karena berbeda dukungan calon Walikota dan Wakil Walikota dengan DPP PNA ? Amigo hanya bungkam tanpa memberi jawaban “ yang jelas saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri saya ke DPW PNA. Itu saja dulu “ singkat Amigo yang juga merupakan Ketua Persatuan Pemuda Longkib (Perlob) itu.

Sementara, Sekretaris DPW PNA Kota Subulussalam, Samsul Anwar saat dihubungi Rakyat Aceh melalui telepon selulernya, membenarkan surat pengunduran diri Amigo sudah ia terima. Menurut Samsul, pengunduran diri itu hal yang biasa karena hak setiap anggota “ kalau dia mau mundur tak mungkin kita halangi, dan itu hak setiap anggota “ aku Samsul.

Pun demikian, Samsul Anwar mengaku dengan mundurnya dua pengurus teras DPW PNA itu suatu beban moril bagi mereka. Meski demikian, bukan suatu kelemahan bagi PNA untuk memenangkan pasangan H. Affan Alfian – Salmaza di Pilkada nantinya ” kami tetap patuh dan tunduk sesuai perintah DPP ” tegasnya (lim)