Kapal Malaysia Ditahan di Lampulo

Satu unit barang bukti Kapal penangkap Ikan KM SLMA 4935 berbendera Malaysia diamankan pihak Kementerian Kelautan Perikanan melalui Pangkalan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Banda Aceh, Ahad (28/2). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Pihak Kementerian Kelautan Perikanan melalui Pangkalan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Banda Aceh membawa satu unit Kapal berbendera Malaysia, Ahad (28/1).

Kapal tersebut, merupakan barang bukti yang diamankan pihak PSDKP, setelah terbukti mencuri ikan di perairan Selat Malaka Aceh pada tangal 24 Januari 2018.
Menurut Herdo Hardiyanto Kasubag PU Pangkalan Lampulo, kapal itu diamankan sekitar 20 mil dari perairan Aceh, pada saat diamankan mereka sedang menangkap ikan pada batas wilayah Indonesia.

“Kita amankan kapal tersebut karena menangkap ikan di wilayah Indonesia, mereka mengunakan alat tangkap tangkap trawl, atas dasar itu maka kita amankan kapal tersebut,” katanya.

Selain amankan Kapal, Pihak PSDKP juga amankan empat orang ABK, mereka merupakan warga Myanmar. Setelah diamankan kini ke empatnya ditahan di kantor PSDKP.

“Nama kapal itu KM SLMA 4935, pada saat melakukan penangkapan ikan, mereka tidak pasang bendera, setelah kita lakukan penyelidikan dan periksa dokumen terhadap kapal tersebut, baru kita tahu bahwa mereka merupakan warga Myanmar dan kapal itu berbendera Malaysia,” katanya.

Disebutkannya, pada saat ditangkap kapal itu baru berhasil mencuri 150 kg ikan berbagai jenis. “Mereka dijerat UU nomor 31 tahun 2004 yang telah diubah ke UU nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan,” ujarnya. (ibi/mai)