Cegah Erosi DAS, G-PAL Tanam Pohon

Rakyat Aceh

SUBULUSSALAM (RA) – Ratusan pohon berbagai jenis ditanam disekitaran sungai Souraya, tepatnya Desa Pasir Belo, Kecamatan Sultan Daulat, oleh Gerakan Pencinta Alam (G-PAL) Kota Subulussalam, bekerjasama dengan Forum Konservasi Leuser (FKL) dan KPH VI Aceh.

Penanaman ratusan pohon itu digelar selama dua hari terhitung, 8–11 Februari dengan melibatkan 35 personel gabungan.

Sekretaris G-PAL, Arizal Barat, Selasa (13/2) mengatakan, kegiatan aksi penanaman pohon itu, G-PAL juga melibatkan pihak Muspika Sultan Daulat dan Pemerintahan Desa Pasir Belo.
Ratusan pohon tersebut berbagai jebis mulai pohon durian, manggis, alpukat, jengkol, dan petei, khususnya tanaman hutan penghasil buah.

Ditambahkan, Kegiatan itu dilakukan untuk menjaga pelestarian hutan, dan mencegah erosi di bantaran sungai Souraya yang setiap tahunnya selalu mengalami kebanjiran. Selain itu kegiatan ini juga sekaligus mengajak masyarakat yang memiliki lahan di bantaran sungai, untuk melakukan penanaman pohon agar tidak terjadi erosi.

“Kita selalu saksikan setiap tahun warga yang masih tinggal dipinggir sungai selalu menjadi korban banjir. Hal ini akibat pepohonan sudah jarang akibat kepedulian kita kurang. Maka dari itu, kami dari G-PAL turut perhatin dan melakukan aksi penanaman ratusan pohon khusus dipinggir sungai,” terang Arizal.

Arizal menambahkan, penanaman pohon yang digelar G-PAL ini bertujuan untuk merehabilitasi pingiran sungai yang kini jarang diperhatikan lagi. “Kedepan akan kembali kami gelar dengan acara yang sama. Tapi lokasinya nanti berbeda,” ujar Arizal. (lim/bai)