Abi Lampisang : Semua Harus Bergandengan Tangan Demi Aceh

Abi Lampisang saat menerima rombongan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, Sumatera Utara dan DPD AKSIRA Sumut dan Aceh di kediamannya di Pesantren Dayah Al-Muhajirin. (ist/rakyat aceh)

Silaturrahmi Yayasan Budha Tzu Chi ke Ulama Aceh

BANDA ACEH (RA) – Abi Lampisang salah satu ulama besar Aceh, menerima dengan baik silaturahmi yang dijalin Yayasan Budha  Tzu Chi Indonesia, Sumatera Utara dan Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (DPD AKSIRA) Propinsi Sumatera Utara dan Aceh.

Rombongan Budha  Tzu Chi  dan DPD AKSIRA Sumut diterima di kediamannya di Pesantren Dayah Al-Muhajirin di kawasan Lampisang, kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, kemarin.

Pada kesempatan itu, Abi Lampisang berharap peran serta semua pihak termasuk pemuda sangat diharapkan dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di Aceh, apalagi tahun ini merupakan tahun politik dimana dibeberapa daerah di Aceh akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah.

“Saya berharap semua pihak baik lembaga social, tokoh tokoh pemuda dan ulama bergandengan tangan guna terciptanya kehidupan yang nyaman dan tenteram bagi masyarakat Aceh,” tukasnya dan menambahkan peran ulama di Aceh tidak hanya pemimpin dalam hal keagamaan saja namun juga pemimpin dalam kegiatan Sosial.

Sementara itu Ketua Yayasan Budha  Tzu Chi Indonesia, Sumatera Utara, Mujianto mengatakan, sangat bahagia berkunjung dan bersilaturrahim dengan Abi Lampisang. “Ulama dalam kedudukannya sebagai panutan dan pemimpin di tengah masyarakat Aceh memiliki peran strategis dalam memperkokoh sendi-sendi etika, moral dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Mujianto yang saat itu didampingi Ketua Dewan Pengurus Daerah Aksira Propinsi Sumatera Utara, Burhanuddin SE, didampingi Sekretaris DPD Aksira Aceh, Khaidir SE dan sejumlah Pengurus dan anggota Aksira Sumut dan Aceh.

Oleh karena ujarnya lagi, ulama memiliki peran sangat penting dalam upaya mencerahkan, mencerdaskan, dan membimbing umat. Karena itu, peran dan kedudukan para ulama sebagai perekat antara Pemerintah dan Masyarakat sangatlah penting.

Pada kesempatan itu Mujianto menerangkan, Yayasan  Budha Tzu Chi yang ia pimpin ini adalah merupakan Organisasi Global bertujuan memberikan pelayanan dan Bakti Sosial bagi Masyarakat Indonesia.

Berbagai Bakti Sosial sudah mereka lakukan termasuk membantu Dalam Rehabilitasi Aceh Pasca Tsunami yang melanda Aceh beberapa tahun lalu. Masih segar diingatan kita Gempa Pidie Jaya di aceh Akhir 2016 lalu, yayasan Budha Tzu Chi juga banyak berperan untuk masyarakat Aceh dalam bentuk Bakti Sosialnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Aksira Sumatera Utara, Burhanuddin SE, jika dilihat dari sejarah perjalanan Aceh, jelas terlihat kalau peran ulama sangat penting dalam mempengaruhi berbagai kegiatan dimasyarakat, terutama dalam memastikan program dipemerintahan berjalan dengan baik sesuai dengan syariat Islam. (min)