Mahasiswa Desak APBA Segera Disahkan

DESAK PEMERINTAH: Puluhan Mahasiswa dari BEM Unsyiah mengelar aksi di depan gedung DPRA dan kantor Gubernur Aceh, Selasa (20/2). Aksi itu dilakukan guna mendesak pemerintah Aceh dan Anggota dewan untuk segera mengesahkan APBA yang telah lewat batas. HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah berdemonstrasi menuntut pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), segera mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Mahasiswa menilai keterlambatan pengesahan menyebabkan masyarakat Aceh semakin melarat.

“Kita berharap APBA 2018 segera disahkan. Imbasnya cukup besar akibat keterlambatan pengesahan APBA ini. Ekonomi masyarakat Aceh bergantung pada APBA, pembangunan di Aceh terhambat dan banyak aspek lain yang tidak berjalan,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) aksi tersebut, M. Haris Munandar dalam orasinya, Selasa (20/2).

Ia menegaskan pihaknya berdemo murni sebagai bentuk keprihatinan atas kesengsaraan rakyat akibat belum disahkannya APBA. “Kita datang karena rakyat, bukan demi kepentingan sipapun, murni ini karena rakyat Aceh,” katanya.

Pesimis Segera Disahkan

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Aceh T. Irwan Johan pada wartawan mengatakan, saat ini pembahasan APBA 2018 masih pada tahap Kebijakan Umum Anggaran (KUA).
“Masih pada tahap pembahasan pendapatan, itu pun juga masih sangat panjang, karena di dalamnya terdapat berbagai persoalan. Saya secara pribadi juga pesimis kalau APBA 2018 ini akan segera diparipurnakan,” kata Irwan.

Pasalnya, lanjut Irwan, masih belum ada pada pembahasan yang mengarah untuk segera disahkan. Ia menilai pembahasan baru berjalan sekitar 50 persen.

“Ini dalam rangka mewujudkan APBA 2018 yang bermanfaat pada masyarakat. Kenapa terjadi pembahasan yang cukup panjang, karena kita tidak ingin seperti tahun-tahun lalu dimana banyak terdapat program yang serampangan.” tegas Irwan.

Gubernur Berharap, APBA Tepat Guna

Tak lama saat mahasiswa berorasi, pemerintah Aceh yang diwakili Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Mulyadi Nurdin serta Kepala Badan Kesbangpollinmas Aceh Mahdi Effendi menemui para mahasiswa. Pada para mahasiswa Mulyadi Nurdin menjelaskan, saat ini APBA masih dalam pembahasan dengan DPR Aceh.

“Gubernur Irwandi Yusuf telah memberikan waktu hingga 27 Februari 2018. Kita berharap DPRA akan segera mensahkan,” ujar Mulyadi Nurdin.

Pemerintah Aceh, lanjut Mulyadi, terus memantau berbagai kemajuan dan berharap tidak ada lagi kendala sehingga pengesahannya dapat segera dilakukan.

“Pak Gubernur ingin memastikan agar APBA yang disahkan akan tepat guna, tepat sasaran dan berhasil bagi pembangunan Aceh,” ujar Mulyadi.
(ibi/mai)