Hama Babi Resahkan Petani Semangka

SEMANGKA : Petani semangka di Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur, memperlihtkan hasil tanaman semangka yang diserang babi. Selasa (27/2). Maulana/Rakyat Aceh

IDI (RA) – Petani semangka di Desa Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur, terancam gagal panen, akibat maraknya gangguan hama babi yang merusak hasil tanaman.

“Serangan babi belakangan ini menjadi langganan petani yang bercocok tanam disini. Walaupun sudah dipagar tapi tak mampu menghalangi serangan babi. Apalagi babi masuk kearea lahan pada waktu malam hari. ini sulit dijangkau,” kata Yusuf, salah seorang petani semangka, kepada Rakyat Aceh, Selasa (27/2).

Yusuf mengatakan, petani hanya mengandalkan alat tradisional seperti tombak untuk mengusir hama babi. Setiap sepekan sekali, warga seputaran Meunasah Asan, Madat dan Aceh Utara bergotong royong memburu babi.

“Setiap hari Rabu disini masyarakat beramai- ramai berburu babi. Dalam sekali buru bisa didapatkan 3 hingga 5 ekor babi. Ini sedikit membantu petani selama ini dalam mencegah serangan hama babi,” kata Yusuf.

Hal serupa disampaikan Muhammad, petani lainnya, Desa Meunasah Asan dan Krueng Thoe merupakan penghasil semangka terbanyak untuk Aceh Timur dan Aceh Utara. Namun belakangan ini angka panen semangka ditingkat petani sedikit menurun akibat faktor cuaca dan hama babi

“Biasanya jika tak ada kendala hasil panen semangka disini bisa mencapai 1600 ton sekali panen. Panen kali sedikit menurun karena kendala cuaca dan gangguan babi,” demikian ujar Muhammad. (mag-75/slm)