Tausyiah Maulid Nabi Gubernur NTB di Bireuen Hadir di Aceh karena Cinta

FOTO BERSAMA : Tuan Guru Bajang didampinggi Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) foto bersama dengan pengurus dan anggota Forum Majelis Ta'lim Sirul Mubtadin Bireuen, Minggu (4/3) pagi. rakyat aceh/rahmat hidayat

“Mudah-mudahan silaturahim saya disini menandakan kita punya rasa saling mencintai dalam hati kita”

BIREUEN (RA) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi, MA, memberikan ceramah dan taushiyah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di pagi dilapangan Blang Asan, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Minggu (4/3)

Pada gelaran maulid sekaligus HAUL ke-3 Forum Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin, Kabupaten Bireuen, selain dihadiri Gubernur NTB yang akrab disap Tuan Guru Bajang, juga turut mengundang para ulama, Gubernur Aceh, bupati dan pejabat forkopimda, pejabat kecamatan dan desa di Bireuen, pengurus pusat Forum Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin Aceh Abi Ghazali, Ketua Koordinator Forum Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin Bireuen Walidi.

Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Jeunieb, Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) dalam sambutannya mengharapkan, anggota majelis ta’lim tidak saja untuk diri sendiri tetapi juga dapat mengajak masyarakat lain bergabung mempelajari ilmu agama.

“Kehadiran guru besar guna menyampaikan taushiyah dan memberi ilmu kepada kita dan kita ingin dengar mutiara dan hikmah ilmu pengetahuan yang akan menjadikan sifat dan perilakunya kita,” ujarnya.

Sementara Tuan Guru Bajang menyampaikan, niat utama datang adalah untuk silaturahim dan terimakasih kepada ayah Tu Sop dan pengurus Sirul Mubtadin semoga menjadi sedekah sehingga saya bisa hadir dan bisa bersilaturahim.

“Mudah-mudahan silaturahim saya disini di Aceh menandakan kita punya rasa saling mencintai dalam hati kita,” ujar Gubernur NTB Dr Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Madji, MA, mengawali sambutannya.

Diantaranya isi taushiyahnya Tuanku Guru Bajang juga menjelaskan bahwa dalam hubungan sosial kita, forum majelis ta’lim Sirul Mubtadin sebagaimana dikatakan pembawa acara dan juga oleh ayah Tu Sop kepada saya, sudah tersebar diseluruh Kabupaten Bireuen jumlahnya puluhan ribu orang.

Menurut lagi majelis Sirul Mubtadin ini maknanya besar sebagai majelis yang membawa energi positif, mengajak kepada kebaikan, mengorganisir bersama-sama, Aceh perlu setiap warga Aceh menjadi warga yang baik, ungkap Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Madji, MA, seraya berterimakasih atas perhatian dan silaturahim ini dan bisa membalas dengan datang ke Lombok. (rah/min)