Warga Takengon Hibah Tanah Untuk Pasantren

TANAH HIBAH: Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar bersama anggota DPRK setempat meninjau lokasi lahan yang dihibahkan oleh keluarga Mahyuddin untuk dijadikan pasantren, Kamis (8/3). Jurnalisa/Rakyat Aceh

TAKENGON (RA) – Keluarga almarhum Abdul Kadir alias Tengku Kedem menyerahkan bidang tanah untuk dibangun pasantren oleh pemerintah.

Menurut Mahyuddin, anak dari Tengku Kedem, almarhum sejak dahulu kala sudah meniatkan tanah untuk pembangunan ahlak manusia.

Niat, Mahyuddin untuk meneruskan cita-cita almarhum ayahandanya membangun satu pasantren ditanah milik keluarga hampir tercapai. Pasalnya niat baik untuk mengibahkan tanah tadi mendapatkan respon dari bupati.

Menurut Mahyuddin, lokasi (tanah hibah) yang akan dibangun pasantren tersebut sangat strategis terletak dipingir jalan menuju Desa Paya Bener, Kecamatan Bebesen. “Lokasinya sangat strategis, terletak tanah yang datar dan dikelilingi pengunungan,” jelas Mahyuddin.

Bupati Shabela Abubakar langsung meninjau lokasi yang dimaksud bersama, Syirajuddin Abubakar, Sastra Mahyadi anggota DPRK setempat, guna memastikan lokasi. “Pada prinsipnya kami sangat setuju untuk dibangun pasantren dilokasi yang dimaksud oleh keluarga ahli waris,” sebut Shabela Abubakar, Kamis (8/3).

Selanjutnya luas yang akan dihibahkan oleh keluarga Mahyuddin, seluas 2,5 hektar. Menurut Syirajuddin dan Sastra Mahyadi nanti pihaknya akan mengusung anggaran di lembaga perwakilan rakyat bersama dengan anggota DPRK lainya.

“Kita akan dukung pembangunan pasantren tersebut, namun begitu kita akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu,” sebut Syirajuddin diamini Sastra Mahyadi. (jur/bai)