Suami Kejam, Istri Disiram Air Keras karena Melahirkan Anak Perempuan

Farah sedang mendapat perawatan di rumah sakit (newslions)

Harianrakyataceh.com – Budaya patriarki di India memang masih melekat kuat. Kelahiran anak laki-laki lebih didambakan daripada anak perempuan. Insiden yang terjadi di Moradabad, New Delhi pada Senin (5/3) membuktikannya.

Dilansir dari Deccan Chronicle, Sabtu (10/3), meenyebutkan bahwa Farah, 25, yang baru saja melahirkan bayi perempuan disiram air keras oleh suaminya sendiri hingga mengalami luka bakar yang cukup serius. Penyebabnya, si suami yang bernama Siraj menginginkan anak laki-laki.

Sementara sang istri memberinya dua anak berjenis kelamin perempuan. Farah dilarikan ke rumah sakit kabupaten setelah serangan tersebut mengakibatkan kondisi serius dengan luka bakar di wajah, tangan, dan perut.

Menurut saudara perempuan Farah, Nusrat Jahan, wanita muda tersebut menikahi buruh kontraktor delapan tahun yang lalu, dan selalu mengatakan ingin mempunyai anak laki-laki.

“Kelahiran anak kedua mereka begitu membuat Siraj kecewa dan marah pada Farah. Akhirnya dia dengan sengaja menumpahkan air keras ke wajah Farah ketika dia tidur,” papar Nusrat.

Farah mengatakan, Siraj mendapat tekanan dari keluarganya yang meminta anak laki-laki tersebut. Selain itu, Siraj juga tergolong kasar. Menurut Farah, bila ia tidak mematuhinya, Siraj akan memukuli Farah.

Di India sendiri, kelahiran anak perempuan memang dianggap sebagai beban keluarga. Sebab nantinya bila sang anak menikah, mereka harus memberikan dowry (uang lamaran) dalam jumlah yang besar pada keluarga laki-laki. Kendati telah dilarang dalam ketentuan hukum, praktik dowry ini masih di sangat berlangsung di sebagian besar masyarakat India.

(ina/ce1/JPC)