Petani Kopi Temukan Mortir

TEMUKAN MORTIR: Danpos Ramil Mesidah Koramil 01/Bandar Kodim 0106 Ateng / Bener Meriah Wowo Warsono didampingi Kopda Babar bersama masyarakat setempat memperlihatkan Bom Mortir di kebun milik Jemul di Desa Wer Tingkem Kecamatan Mesidah, Bener Meriah Jumat (9/3). MASHURI | RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Hendak tanam kopi, Jemul (38) seorang petani warga Delung Tue, Kecamatan Bukit, Bener Meriah temukan bom mortir yang masih aktif di kebun miliknya kawasan Desa Wer Tingkem, Kecamatan Mesidah.

“Diperkirakan mortir tersebut sisa konflik yang ditanam lebih dari 10 tahun lalu,” kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, Ahad (11/3).

Ia menceritakan, Jemul menemukan mortil saat menggali tanah untuk tanam pohon kopi menggunakan cangkul sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (9/3).

“Tiba-tiba cangkul tersebut mengenai bom mortir, Jemul memindahkan benda tersebut dari lubang yang digali. Ia membersihkannya, lalu memberitahukan penemuannya itu pada Kepala Desa Wer, Tingkem Nur Ardi (47),” katanya.

Kapolres menambahkan, kepala desa selanjutnya menghubungi Danpos Ramil Mesidah Koramil 01/Bandar Kodim 0106 Ateng/Bener Meriah, Wowo Warsono. “Mendengar informasi itu, Serma Wowo Warsono bersama Kopda Babar langsung menuju lokasi penuman dan membawa bom mortir tersebut ke Koramil Bandar,” ungkapnya.

Setelah melakukan koordinasi dengan Polsek Mesidah, kata kapolres, pihak Koramil menyerahkan mortir itu pada Polsek Bandar. Selanjutnya, bom mortir yang masih aktif diserahkan ke pada Brimob Subden B Bener Meriah untuk untuk diamankan. (mag-70/mai)