PLN Area Lhokseumawe Targetkan 100 Persen Listrik Prabayar Tahun 2019

PERGANTIAN : Petugas sedang melakukan pergantian meteran listrik dari kwh analog ke prabayar. foto for rakyat aceh

LHOKSEUMAWE (RA) – PT. PLN Area Lhokseumawe menargetkan pengguna listrik prabayar mencapai 100 persen pada tahun 2019 di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, dan Kota Lhokseumawe.

Hal tersebut dalam rangka melaksanakan program PLN Wilayah Aceh yang menargetkan 100 persen pelanggan menggunakan listrik prabayar pada tahun 2020.

Manajer PT. PLN Area Lhokseumawe, Arif P menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut PLN akan melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah sampai ke geuchik-geuchik.

Disebutkan, pada tahun 2018 ini, PLN Area Lhokseumawe menargetkan 23 persen pertambahan pelanggan migrasi dari paskabayar menjadi listrik prabayar, dengan besaran lebih kurang 105.074 pelanggan terbagi di Bireuen 29.590 pelanggan, Aceh Utara 12.729 pelanggan, Bener Meriah 25.230 pelanggan, Aceh Tengah 26.404 pelanggan, Kota Lhokseumawe 11.121 pelanggan.

Hingga akhir Februari 2018, tercatat jumlah pelanggan PLN Area Lhokseumawe 409.160 pelanggan dimana 160.373 pelanggan sudah listrik prabayar.

Arif P menjelaskan, banyak manfaat didapat pelanggan dari penggunaan listrik prabayar, diantaranya tidak dikenakan biaya beban, dapat mengendalikan pemakaian listrik, token listrik dapat dibeli dengan pecahan mulai Rp. 20.000, token listrik tidak ada masa kadaluarsa dan tidak ada sanksi denda keterlambatan ataupun pemutusan tunggakan rekening listrik.

Sedangkan untuk PLN, dapat menekan biaya pemutusan tunggakan rekening listrik. Dan bagi pemerintah daerah, pengguanaan listrik prabayar oleh pelanggan PLN dapat menjamin kelancaran penerimaan pendapatan Asli Daerah yang berasal dari pajak penerangan jalan (PPJ). (slm)