Nelayan Temukan Jenazah Setengah Badan

EVAKUASI: Tim gabungan mengevakuasi potongan tubuh mayat laki-laki dari TKP 7 mil laut Bireuen, ke atas kapal patroli Hiu 1 Satpol Air Polres Bireuen, Senin (19/3) malam. RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Saat mencari ikan, nelayan Bireuen menemukan jenazah setengah badan sekitar tujuh mil dari Kuala Peudada. Jenazah pria tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi kedua kaki terikat tali.

Bendahara Panglima Laot Lhok, Kuala Peudada, H Nasir (45) menyebutkan nelayan yang pertama sekali melihat jenazah tersebut Ridwan (30), warga Meunasah Cut Peudada, Bireuen.

Katanya, Ridwan melihat ada benda terapung di laut dan mendekatinya ternyata potongan tubuh manusia dari pingang ke bawah.

Ia melaporkan temuannya pada pawang boat, Mawardi (35) warga Meunasah Baro Peudada. Informasi tersebut diteruskan ke Satpol Airud PPI Peudada, pukul 19.20 WIB, Senin (19/3).

Tim gabungan dari Satpol Airud, BPBD, pawang boat Mawardi dan bendahara panglima laot, dari Puskesmas Peudada langsung ke lokasi mengevakuasi jenazah menggunakan kapal patroli Hiu 1 Satpol Airud PPI Peudada, Polres Bireuen. Temuan tersebut hebohkan warga setempat hingga padati pelabuhan.

Kasatpol Airud, Iptu Amir Muzakar dibantu tim SAR dan Puskesmas Peudada, mengevakuasi jenazah yang diduda telah sepekan membusuk itu ke ruang jenazah RSUD dr Fauziah Bireuen.

Panglima Laot Lhok Kuala Peudada, Abdurrahman Aji mengatakan sudah mencari tahu ke sejumlah pihak terkait di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, IDI, Lhokseumawe, Krueng Mane, di kawasan Kabupaten Bireuen.”Tidak ada warga hilang,” jelasnya.

Hal serupa juga dinyatakan Kasatreskrim Iptu Riski Andrian SIK, pihaknya belum mendapat laporan warga hilang.

“Diharapkan bagi rekan-rekan media dapat menyebarluaskan informasi perihal penemuan mayat ini, dengan harapan ada warga masyarakat menginformasikan ke kita identitas orang hilang karena sampai saat ini tidak ada laporan dan minimnya informasi yang kita miliki,” kata Kasatreskrim. (rah/mai)