BNN Amankan 23 Kilogram Sabu

DIBEKUK: Tersangka beserta barang bukti narkoba yang diamankan petugas BNN saat gelar perkara di Langsa, Senin (2/4). FOR RAKYAT ACEH

LANGSA (RA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil gagalkan transaksi peredaran gelap narkotika jenis sabu. Kali ini barang bukti yang diamankan sebanyak 23 kilogram sabu (23 bungkus) serta empat orang tersangka, Senin (2/4).

Empat orang tersangka yang diamankan petugas BNN tersebut masing-masing, M (25) warga Gampong Cot Mayang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Z (40) warga Gampong Geulumpang Bungkok, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Selanjutnya Mi (39) dan A, keduanya warga Gampong Seuluyok, Kecamatan Nibong, Lhokseumawe.

Dalam keterangan persnya Deputi Pemberantasan BNN Pusat Irjen. Pol. Arman Depari menerangkan, pengungkapan kasus penyeludupan narkotika jenis sabu sebanyak 23 bungkus besar ini dilakukan di Dusun Abeuk Bunta, Gampong Cot Manyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara sekitar pukul 06.15 WIB, Minggu (1/4).

Turut pula diamankan barang bukti 1 unit mobil L 300 BK 8860 CY, 1 unit mobil taft BK 601 TH yang digunakan tersangka, 6 unit HP dan 4 kartu identitas.

“Empat tersangka dan barang bukti ini selanjutnya kita serahkan ke BNNP Aceh untuk proses hukum dengan ancaman pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1, pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009,” sebut Arman.

Dijelaskannya, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa ada satu unit rumah di TKP selama ini diduga sering digunakan untuk transaksi narkoba jenis sabu dalam jumlah besar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, BNN melakukan koordinasi dengan BNNP Aceh, BNNK Langsa, Lhokseumawe, Pidie dan Bea Cukai Aceh untuk dilakukan penyelidikan.

Lanjutnya, dari hasil penyelidikan tim gabungan berhasil menangkap tersangka M di kediamannya. Dari pengakuan tersangka ditemukan 23 bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam tumpukan sampah kebun tetangga.

“Tersangka M juga mengaku bahwa beberapa hari sebelumnya, ia telah menyerahkan sabu-sabu ini sebanyak 20 bungkus pada tersangka Z untuk diberikan pada pemesannya.

Saat itu juga kita berhasil mengamankan tersangka Z yang berdomisili dekat dengan rumah M, dari pengakuan tersangka Z, sabu 20 bungkus itu diserahkan pada seseorang yang mengendarai mobil Taft BK 601 TH,” sebut Arman lagi.

Tambahnya, reaksi cepat tim gabungan dari penyidikan tersebut akhirnya berhasil mengamankan tersangka Mi alias Adam saat turun dari mobil Taft tersebut ke sebuah warung. Namun sayangnya barang bukti 20 bungkus sabu-sabu yang diterima dari Z telah diserahkan pada seseorang yang saat ini sedang dalam proses penyidikan.

Dari pengembangan kasus ini juga, tim BNN berhasil mengamankan seorang tersangka lainnya A yang ikut terlibat dalam sindikat narkotika tersebut dan dari tersangka ini juga berhasil diamankan barang bukti 1 paket kecil sabu.

“Proses selanjutnya keempat tersangka dan barang bukti kita serahkan ke BNNP Aceh,” demikian Arman. (dai/mai)