Keji, Orang Israel Tembak Warga Palestina yang Sedang Diam

Ilustrasi orang Israel tembak warga Palestina yang sedang diam saja (Nepszava)

Harianrakyataceh.com – Militer Israel sedang menyelidiki sebuah video yang menunjukkan seorang penembak jitu Israel menembak warga Palestina di perbatasan Gaza. Warga tersebut terlihat sedang tidak melakukan aktivitas apa pun, hanya diam.

Televisi Israel menyiarkan video tersebut pada sebuah berita tengah malam. Pembawa acara mengatakan video tersebut ‘mengganggu’. Lalu, video tersebut langsung beredar cepat di media sosial.

Video itu muncul setelah lebih dari seminggu warga Palestina mengadakan unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel. Militer Israel telah menembak puluhan warga Palestina. Namun, militer Israel menolak kebenaran video tersebut.

Israel selalu berusaha merebut tanah dan hak-hak warga Palestina termasuk Kota Yerusalem

Israel selalu berusaha merebut tanah dan hak-hak warga Palestina termasuk Kota Yerusalem (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Mereka mengatakan, video tersebut terjadi berbulan-bulan yang lalu. Video bergaya amatir tersebut terlihat fokus pada bidikan pada seseorang di kejauhan, di luar pagar kawat. Seseorang yang diduga warga Palestina tersebut sedang berdiri diam dan sendirian.

Lalu, tiba-tiba ia tertembak dan orang tersebut jatuh ke tanah. “Wow, kita dapat video seperti ini. Iya nih! Video ini sangat bagus. Ayo lari, kita evakuasi dia!” kata sebuah suara dalam bahasa Ibrani ketika orang-orang terlihat berlari ke arah orang tersebut.

“Berkaitan dengan video para prajurit di perbatasan Jalur Gaza, itu mungkin sebuah peristiwa yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Acara itu akan diselidiki dan diperiksa secara menyeluruh,” kata pernyataan di Twitter militer Israel seperti dilansir Reuters, Selasa (10/4). Hingga saat ini belum ada laporan atas keaslian video tersebut.

Ayman Odeh, seorang anggota parlemen senior dari minoritas Arab Israel mengatakan, itu adalah video yang menakutkan sebab di dalamnya justru ada yang bersukacita atas pembunuhan seseorang. Dia meminta penembak untuk diadili.

Warga Palestina sedang mengadakan unjuk rasa yang disebut The Great March of Return. Ini dilakukan untuk merebut kembali hak-hak warga Palestina yang direbut Israel. Apalagi Israel juga mulai merebut Kota Yerusalem untuk dijadikan ibu kota.

Israel memperingatkan warga Gaza selama berminggu-minggu untuk tidak mendekati pagar perbatasan. Mereka menuduh Hamas, kelompok Islam bersenjata yang mengontrol Gaza, menghasut pengunjuk rasa.

Para pejabat Israel menolak untuk menentukan jarak pasti yang harus dijaga Palestina. Peta Gaza dari beberapa tahun terakhir oleh badan kemanusiaan PBB menunjukkan zona larangan bepergian hingga 100 meter dari pagar penghalang. Dengan akses terbatas bagi para petani di beberapa area adalah 100-300 meter.

(ina/ce1/iml/trz/JPC)