Bupati dan Walikota Serahkan Draf Revisi Bagi Hasil

PENYERAHAN DRAF: Bupati dan Walikota di Aceh serahkan draf revisi Qanun nomor 10 Tahun 2016 tentang bagi hasil minyak dan gas bumi dan Penggunaan dana otonomi khusus di Banda Aceh, Senin (16/4). FOR RAKYAT ACEH

MEULABOH (RA) – Sejumlah bupati dan walikota menyerahkan revisi Qanun Nomor 10 Tahun 2016 kepada Pimpinan DPRA dan anggota dewan Provinsi Aceh, di Banda Aceh.

Dalam revisi tersebut, menginisiasi dana bagi hasil minyak dan gas bumi dan penggunaan dana otonomi khusus supaya lebih ideal, Senin (16/4).

Bupati Aceh Barat, Ramli MS, menjelaskan tujuan dari sejumlah kepala daerah menyerahkan revisi kepada pimpinan dan anggota DPRA, bagian dari upaya pengelolaan secara ideal dana bagi hasil minyak dan gas bumi dan penggunaan dana otonomi khusus.

Dalam penyerahan tersebut, turut dihadiri Bupati Aceh Barat H Ramli MS, Bupati Nagan Raya, Bupati Simeulue, Walikota Banda Aceh, dan Wakil Bupati Aceh Jaya. Penyerahaan draf revisi Qanun Nomor 10 tahun 2016 itu, langsung diterima oleh pimpinan DPRA.

H Ramli MS mengharapkan revisi qanun ini perlu ditindaklanjuti supaya dana tersebut dapat dikelola daerah secara sempurna. “Kalau bagi hasilnya tidak bisa seperti Papua, 70:30, minimal bisa 50:50 persen saja, telah sangat Alhamdulillah,” pintanya.

Sangat diharapkan, aspirasi dengan semangat memakmurkan daerah demikian, dapat diakomodir oleh pimpinan dan Anggota DPRA.

“Pak Ketua DPRA mengaku sangat mendukung, ada rencana akan menjadwalkan agenda diskusi lanjutan dengan mengundang seluruh bupati dan Walikota se-Aceh,” jelas Ramli MS.

Selain itu, inisiatif revisi Qanun ini, bagian dari dorongan masyarakat daerah masing-masing kepala daerah yang mendesak banyak program pembangunan. (den/bai)