Sumur Minyak Ditutup

MELEDAK: Semburan api sumur minyak warga yang meledak di Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Idris Bendung/Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Selaku kepala pemerintahan di Aceh, Gubernur Irwandi Yusuf terpaksa mengambil tindakan tegas untuk menutup sementara pengeboran minyak ilegal, baik yang berada di Aceh Timur maupun Bireuen. Masyarakat diperbolehkan kembali mengelola sumur-sumur minyak tersebut setelah menemukan formula yang tepat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Karena ini bukan delik aduan, jadi saya kira aparat kepolisian bisa langsung melakukan penutupan tersebut. Tapi nanti saya juga akan berkoordinasi dengan Kapolda,” kata Gubernur Aceh.

Informasi yang diterima dari masyarakat diketahui sumur minyak tradisional yang berada di Gampong Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur tersebut menyemburkan minyak pada Rabu dinihari tadi.

Warga yang mengetahui adanya semburan minyak dari sumur tersebut kemudian melakukan mekanisme leles, yaitu mengambil sisa-sisa minyak yang tidak tertampung. Namun, sekitar pukul 01.30 WIB, sumur minyak ini meledak dan menewaskan 10 orang warga yang berada di lokasi. Ledakan ini juga membuat puluhan warga lainnya luka-luka. Kejadian ini juga mengakibatkan lima unit rumah warga rusak parah.[ra)