PBB: Lonjakan Kelahiran Pengungsi Rohingya Di Bangladesh Segera Terjadi

Ilustrasi / Net

Harianrakyataceh.com PBB memprediksi bahwa lonjakan kelahiran di kalangan perempuan pengungsi Rohingya di Bangladesh  sudah dekat.

Para perempuan Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh dari konflik di dalam negeri pada bulan Agustus dan September tahun lalu banyak yang datang dalam kondisi hamil. Banyak dari mereka yang hamil karena pemerkosaan akibat kekerasan di daerahnya, Rakhine.

Di tengah upaya PBB dan badan bantuan  nternasional lainnya untuk menangani masalah sekitar 700 ribu  pengungsi Rohingnya, lonjakan kelahiran yang diperkirakan sudah dekat akan menjadi tantangan tersendiri dan mempersulit situasi kemanusiaan yang terjadi.

Di antara populasi pengungsi Rohingya tersebut, terdapat sekitar 40.000 wanita hamil akibat pemerkosaan saat konflik dan diperkirakan akan melahirkan dalam beberapa minggu mendatang.

“Kehamilan yang dihasilkan dari apa yang kami yakini bisa menjadi kekejaman kekerasan seksual pada Agustus dan September tahun lalu bisa segera berakhir,” kata Andrew Gilmour, Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Hak Asasi Manusia.

“Jadi, kami memprediksi lonjakan kelahiran,” sambungnya seperti dimuat Xinhua. [mel]