BNNP ACEH GELAR PAMERAN PHOTO

IST

BANDA ACEH (RA ) -Walikota Banda Aceh dan Kepala BNNP ACEH membuka secara resmi Pameran Foto P4GN BNNP ACEH , Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh gelar pameran photo dalam rangka Sosialisasikan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), kegiatan tersebut di gelar di lobby mesjid raya Baiturrahman, Banda Aceh, (21/5/2018). Kegiatan pameran ini akan dilaksanakan selama 3 hari sejak hari ini (Senin) dan dibuka pada sore pukul 16.30 sampai pukul 22.30 WIB.

 

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser, MH dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pameran ini bertujuan untuk mensosialisasikan P4GN kepada masyarakat melalui media photo dan slideshow. “Pameran ini juga ditampilkan dengan foto-foto kegiatan BNNP Aceh dalam rangka memberantas narkoba dan juga sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat,” ujarnya

 

 

Kegiatan ini memilih mesjid sebagai tempat untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dikarenakan mesjid adalah tempat berkumpulnya banyak masyarakat apalagi di bulan suci Ramadhan, selain tempat ibadah juga sebagai tempat menimba ilmu dan sangat efektif sebagai tempat sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat. “Sosialisasi P4GN di masjid-masjid sangat efektif karena selain tempat ibadah, masjid juga tempat kegiatan lainnya yg positif. Apalagi pada bulan suci Ramadhan, masjid di Aceh selalu dipenuhi masyarakat,” sebutnya.

 

 

Dalam pameran tersebut BNNP Aceh menampilkan sejumlah foto terkait program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di propinsi Aceh, diantaranya  sosialisasi antinarkoba, penindakan hukum pelaku narkoba, hingga pemusnahan narkoba.

 

Kegiatan tersebut BNNP Aceh menargetkan semua kalangan, termasuk generasi muda. Dengan harapan, generasi muda Aceh menjauhi dan tidak bersentuhan dengan narkoba. Faisal berharap  dengan kegiatan tersebut kedepan tidak adalagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kota Banda Aceh.

 

 

Selain itu, Selama bulan suci Ramadhan juga akan melaksanakan kegiatan-kegiatan lain dalam rangka mensosialisasikan P4GN melalui kutbah- kutbah Jumat, ceramah subuh, ceramah Tarawih dan lainnya.

 

Faisal juga mengajak pemerintah daerah juga ikut mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, karena ini merupakan tanggung jawab bersama dalam memberantas narkoba di bumi Aceh.

 

Pameran tersebut di buka secara resmi oleh Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE.AK, MM, beliau dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada BNNP Aceh dan juga BNNK atas kegiatan kegiatan yang dilakukan selama ini dan yang sedang menggiati anti narkoba di kota Banda Aceh sehingga masalah narkoba mulai berkurang di Banda Aceh, tentunya pemerintah kota sendiri tidak sanggup apabila tidak ada dukungan dari semua pihak. Walikota Banda Aceh ini melanjutkan, “dalam memerangi narkoba tidak boleh kendor sedikipun” tegasnya. Dikesempatan itu juga selaku Walikota yang mewakili masyarakat Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan “Terimakasih kami ucapkan kepada Bapak Kepala BNN RI Komjen Pol. Heru Winarko karena sudah melakukan banyak hal untuk masyarakat Banda Aceh, melalui BNNP Aceh” ucap nya.

 

 

Aminullah juga mengajak semua pihak untuk sama-sama bekerja keras untuk memberantas narkoba di kota Banda Aceh, seperti di ketahui bahwa Indonesia sudah menjadi darurat narkoba. Selain itu Banda Aceh harus bisa menargetkan menjadi leader tanpa narkoba di bumi Aceh ini.

 

 

Untuk mendukung langkah tersebut Pemerintah kota Banda Aceh sudah menyediakan kantor untuk BNNK Banda Aceh. “Ini merupakan konsen kota dalam rangka memberantas narkoba di ibukota provinsi Aceh,” ujar Aminullah

 

Aminullah mengibaratkan narkoba ini seperti penyakit berjalan, untuk itu dirinya berharap kepada semua pihak untuk tidak di berikan kelonggaran terhadap pencegahan peredaran narkoba di kota Banda Aceh. “Narkoba ibaratnya air yang mau lewat, tapi titiknya terkunci mati, kalau ada bocor sedikit langsung masuk, begitulah ibaratnya narkoba,” ujar Aminullah usman

 

 

Kata Aminullah, lalai sedikit narkoba akan masuk kesemua elemen, karena hal tersebut merupakan programnya mereka, yaitu narkoba masuk pasar, masuk diskotik sudah biasa, narkoba masuk sekolah, Pesantren, Universitas, masuk Lorong, Masuk rumah, narkoba masuk kantor dan narkoba masuk mulut.

 

Aminullah berharap kepada BNNP Aceh bahwa kota Banda Aceh harus menjadi pilot project bagi Aceh dalam rangka menjadi kota anti narkoba, dimana harus benar-benar bisa diantisipasi peredaran gelap narkoba secara maksimal di Kota Banda Aceh.

 

 

Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian pameran foto BNNP Aceh yang akan dilakukan di masjid-masjid yang sudah ditetapkan.

 

Dalam rangkaian pembukaan pameran tersebut turut hadir, Kepala BNNP Aceh Brigjen pol Drs Faisal Abdul Naser, Para Kabid dan Kasie BNNP Aceh, Staf ahli Walikota Banda Aceh, Kepala bnnk, kepala skpk, ormas, okp, dan seluruh pemerhati anti narkoba di Aceh dan Kota Banda Aceh.