23 Kg Sabu Malaysia Dimusnahkan

DIMUSNAHKAN: Pemunashanan 23 kg sabu-sabu yang di tangkap dari tiga orang tersangka Idi pada awal Bulan April kemaren di Banda Aceh, Rabu (30/5). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA ) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh musnahkan 23 kg sabu hasil penangkapan di Aceh Utara, 1 April lalu. Pemusnahan dipimpin langsung Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser, Rabu (30/5).

 

Ia menjelaskan sabu tersebut barang bukti hasil penangkapan penyelundupan di Dusun Abeuk Bunta, Desa Cot Manyang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.
Brigjen Pol Faisal menjelaskan sabu-sabu masuk ke Aceh melalui jalur laut menggunakan boat nelayan.

 

Barang haram itu, rata-rata masuk dari Malaysia dengan mengunakan jaringan yang telah dibangun rapi. Ia mengakui BNNP Aceh masih kesulitan atasi peredarannya.

 

“Saya tidak dapat katakan pengawasan laut kita lemah, tapi karena pintu masuk ke Aceh sangat luas. Itu membuat kita lemah dalam melakukan pengawasan,” katanya.
Sebutnya jaringan yang masuk ke Aceh, semuanya sama, namun pihaknya belum petakan melalui jalur mana saja yang masuk. Ini menjadi kerja keras pihaknya ke depan dalam melakukan pemberatasan.

 

“Dari hasil tangkapan yang masuk ke Aceh, bungkusnya sama, dengan mengunakan bungkusan Cina, namun kita belum dapat yang banyakanya itu, tapi kita curiga barang ini dari Cina,“ ujarnya.

 

 

Sabu dimusnahkan dengan cara diblender. Tiga tersangka turut dihadirkan dalam pemusnahan diantaranya; Munzir, Zahari dan Mulyadi.
“Ketiga tersangka ini akan kita serahkan ke jaksa penutut umum pada tanggal 8 mendatang, untuk kita proses,” sebutnya.

 

Seperti diketahui Barang haram ini, ditangkap di Gampong Cot Manyam, Kecamatan Baktya, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (1/4). Penangkapan itu berawal dari kedatangan anggota BNN, dan meminta Geuchik (kepala desa) Gampong Geulumpang Bungkok, Saiful Wahyudi, ikut mendampingi petugas menangkap Zahari di rumahnya, Gampong Geulumpang Bungkok, Kecamatan Batya, Aceh Utara.

 

 

Setelah berhasil menangkap pelaku, diperoleh keterangan jika ada kawannya juga sebagai bandar sabu. Dari keterangan tersebut, petugas berhasil menangkap Mulyadi, diduga sebagai pemilik sabu seberat 23 kg. kemudian, petugas BNN meminta pelaku menunjukan barang haram tersebut.

 

 

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan di pinggir Sungai Gampong Cot Manyam, dan berhasil mengamankan sabu sebanyak 23 paket yang disimpan dalam sebuah goni dengan berat 23 kg.(ibi/mai)