Kelebihan Muatan Kapal Milan Karam 10 Penumpang Berhasil Dievakuasi

EVAKUASI: Petugas dan warga evakuasi boat karam di daerah Pulau Lambudung dan Pulau Pabisi kecamatan Pulau Banyak. Selasa (5/6). For Rakyat Aceh

SINGKIL (RA) – Kapal kayu 5 GT karam di sekitar Pulau Lambudung dan Pulau Pabisi, Kecamatan Pulau Banyak, sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (5/6).

Kapal berukuran 13×2 meter itu bertujuan Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat (PBB) dari Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun seorang ibu hamil enam bulan diduga mengalami gangguan pada kandungan akibat sempat tenggelam.

Yudistira, Sekretaris Satgas SAR Kepulauan Banyak mengatakan informasi yang diterima pihaknya peristiwa terjadi pukul 7.40 WIB. “Dengan nahkoda Milan (55), warga Pulau Baguk dalam perjalanan dari Pulai Balai menuju Desa Ujung Sialit,” sebutnya.

Pihaknya tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian langsung membantu proses evakuasi korban dan barang milik para pedagang.

Saat menemukan seorang ibu hamil tenggelam, petugas langsung mengevakuasi ke Puskesmas Pulau Banyak. Belakangan diketahui identitas korban bernama H. Hamidah (40), warga Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah.

“Saat ini korban sudah berada di Puskesmas Pulau Banyak,” jelasnya.
Kapal tenggelam itu mengangkut barang-barang pasar mingguan serta sekitar 10 penumpang itu diduka akibat over kapasitas.

“Akibat karam dugaan sementara akibat kelebihan muatan,” kata Yudistira.
Menurutnya, kerugian materi dalam insiden tersebut ditaksir Rp200 juta. (mag-74/mai)