Padi di Awe Geutah – Cot Saleut Terancam Gagal Tanam

KEKERINGAN : Sekdes Cot Saleut Nazaruddin memperlihatkan tanaman padi disawah warganya kering dan mati tidak ada suplai air, Ahad (24/6). RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Benih padi telah disemai untuk ditanami dalam sawah tadah hujan berada dikawasan Desa Awe Geutah, dan juga padi sudah ditanami di Desa Cot Saleut, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, terancam kering dan mati akibat krisis dan kekurangan suplai air.

Amatan Rakyat Aceh saat melintas menuju Pante Karya setiba di persawahan Awe Geutah, sawah di kanan dan kiri jalan luasnya puluhan hektare terlihat kering dan tanah retak-retak sehingga sejumlah benih padi yang ada dalam semaian tidak bisa ditanam dan terancam kering akibat tidak ada suplai air.

Kondisi itu juga dibenarkan Sekdes Cot Saleut Nazaruddin ditanyai Rakyat Aceh ditemui di desa setempat, didampingi Peutuha Tuha Peut Tgk A Bakar Bin Andip (70) dan Ramli Ali (68) warga, Minggu (24/6) pagi. Sawah di Awe Geutah Paya kering karena tidak ada suplai air dan kondisi serupa terjadi sawah Cot Saluet.

Dari luas 50 hektar sebagian sawah di Cot Saleut sudah ditanami padi, juga ada yang sudah kering dan retak akibat tidak cukup mendapatkan suplai air meski sebagian besar tanaman padi disekitarnya tumbuh subur karena ada sumber air disekitarnya meski debit airnya kecil tidak dapat mengairi semua sawah.

“Ditempat kami juga sebagian sawah ada sekitar 20 hektare ke timur sawah kering, tanaman padi ada yang berusia 1 bulan tanam saat puasa ada curah hujan dan ada baru ditanami petani. Jika tidak ada suplai air tanaman padi terancam mati dan gagal panen,” ungkap Sekdes.

Perangkat desa itu menambahkan juga bahwa waduk yang ada di Cot Saluet tidak dapat lagi menampung air atau tidap lagi berfungsi karena bocor dibagian pintu air dan kami mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk dapat memperbaikinya.

Diharapkan juga kepada Pemerintah untuk menuntaskan pembangunan bendungan dan irigasi Mon Seuke Pulot, agar petani di Cot Saluet dan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng umumnya dan kecamatan lain juga menerima mamfaat aliran airnya, mendapat suplai air dengan lancar dan bisa tanam padi mengikuti jadwal tanam.

Camat Peusangan Siblah Krueng Armadi di ditanyai Rakyat Aceh, membenarkan kondisi sawah di Awe Geutah kering sebab tidak ada suplai air, ujar Camat seraya juga berharap pembangunan jaringan irigasi Mon Seuke Pulot sampai tuntas sehingga seribuan hektare sawah masih tadah hujan dikecamatan itu dapat pengairan optimal dan petani bisa menanam padi dengan maksimal. (rah/min)