Perawatan di Saree Kondisi Bayi Gajah Membaik

DIRAWAT: Bayi gajah mendapat perawatan setelah terkena jeratan di pusat Latihan Gajah Saree, Aceh Besar, Rabu (27/6). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Seekor bayi gajah yang masih berusia tiga bulan, saat ini masih menjalani perawatan di pusat Latihan Gajah Saree. Sebelumnya gajah tersebut ditemukan warga Geumpang, Kabupaten Pidie, pada Rabu 2 Mei lalu dalam kondisi sakit parah.

Pada saat ditemukan, gajah yang diberi nama, Amirah ini, harus menjalani perawatan intensif. Di Sare saat ini sudah mendapat perawatan oleh tim dokter hewan dan balai konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh selama satu bulan lebih.

Kini kondisinya sudah sangat membaik, berkat kerja keras dari tim yang dikerahkan langsung oleh BKSDA Aceh. “Kondisinya sudah sangat baik, luka bagian kaki kirinya yang nyaris putus, sekarang alhamdulillah sudah sembuh,” kata drh Rosa Rika wahyuni Msi, Kepada Wartawan saat dijumpai beberapa waktu lalu di Aceh Besar.

Selanjutnya, Ia mengatakan saat ini kondisi lukanya lagi menunggu kulitnya menyatu, dan hampir sempurna. “Bobot badannya sudah bertambah, sebelumnya 238 kilogram, sekarang naik menjadi 241 kilogram, mudah-mudahan terus membaik,” ujarnya.

Dia menyebutkan, walaupun kondisinya sudah mulai membaik, namun mereka masih khawatir terhadap timbulnya penyakit lainnya. Seperti diketahui bayi gajah sangat sensitif terhadap penyakit lainya.

“Untuk atasi itu, kita lakukan peratawan terus 24 jam,” sebutnya.
Selama peratawan, gajah ini terlihat sangat akrab dengan tim di sana, ia mulai bermain di lapangan tempat karantina itu.

“Setiap hari, paginya setelah diberi makan, dimandikan serta obatin, kami selalu keluarkan sebentar untuk bermain dan berjemur, selain itu juga kami berikan susu untuk tambahan nutrisi,” imbuhnya. (ibi/rif)