Aktivitas Kantor Gubernur Berjalan Normal

Pasca Penetapan Irwandi Tersangka

BANDA ACEH (RA) – Tak ada perbedaan suasana aktivitas di Kantor Pemprov Aceh, Kamis (5/7), Pasca penetapan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tersangka kasus korupsi penyaluran dana Otsus oleh KPK kemarin.

Pantauan di lokasi, beberapa pegawai kantor gubernuran terlihat beraktivitas normal dan seperti biasanya. Beberapa ruangan terlihat pegawai hilir mudik menjalankan tugasnya.

Hanya dua ruangan yang tak tersentuh dan adanya kegiatan berlangsung di dalamnya. Ini karena memang ruangan tersebut telah disegel KPK.

Dua ruangan yang disegel yakni, R01 ruang kerja Irwandi yang berada di lantai dua gedung utama. Terlihat segel KPK yang dilakukan kemarin (4/7) pukul 14.30 WIB. Tertulis pada segel ‘Dilarang membuka segel KPK’.

Penyegelan juga dilakukan ruangan biro Pengadaan Barang dan Jasa yang berada di lantai tiga gedung Humas Pemprov Aceh.

Pantauan di gedung Humas di lantai dua terlihat board dan meja terpasang menghalangi jalan menuju lantai tiga  menuju lantai tiga ruangan biro pengadaan barang.

Kepala Biro Humas Pemprov Aceh Rahmad Raden yang ditemui wartawan membenarkan adanya penyegelan dilakukan terhadap dua ruangan di komplek Pemprov Aceh.

“Memang benar ada penyegelan dua ruangan yakni ruang kerja gubernur dan ruangan biro pengadaan barang dan jasa yang berada satu gedung dengan kita,” ujar Kabiro Humas.

Disebutkan Rahmad Raden, walaupun adanya kasus penetapan tersangka terhadap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, tapi bukan berarti aktivitas di pemerintah terkendala bahkan bisa dikatakan berjalan seperti biasanya.

“Aktivitas kita di kantor gubernur ini tak ada yang aneh, berjalan seperti biasa. Pak Wagub, Sekda, seluruh asisten dan para kepala SKPA, tetap menjalankan roda pemerintahan seperti biasa,” tukas Rahmad Raden.

Bahkan katanya lagi, Wagub Nova Iriansyah menggelar pertemuan dengan semua Kepala SKPA dan asisten pemerintahan. ” Pagi ini Wagub memimpin rapim di P2K. Seluruh SKPA berkumpul disana.” (ra)