Minta Keterangan Steffy KPK Bekukan Rekening Irwandi

Gubernur Aceh (tengah baju putih), saat tiba di kantor KPK, Rabu (4/7) (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

BANDA ACEH (RA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memintai keterangan mantan model Fenny Steffy Burase. Penyidik mendalami keterkaitannya dalam dugaan suap Dana Otonomi Khusus (DOK) Aceh.

Dalam kasus yang menyeret Gubernur Aceh (non aktif) Irwandi Yusuf itu, altet lari yang juga mantan pramugari itu, diduga menerima kucuran dana dari total Rp500 juta yang disita KPK.

“Rp50 juta diantaranya ditransfer ke rekening Steffy,” kata sumber dari kalangan lembaga anti korupsi.

Dugaan itu diperkuat keterangan juru bicara KPK, Febri Diansyah, kemarin. Walau masih merahasiakan nama, ia memastikan rekening seorang saksi telah dibekukan.
“Rekening saksi tersebut dibekukan karena diduga terkait dengan kasus yang sedang disidik,” kata Febri, Selasa (17/7).

Seperti diketahui, KPK telah memintai keterangan 15 saksi secara estafet di Polda Aceh selama dua hari. Tak hanya itu, KPK juga ‘kantongi’ empat saksi yang telah dicekal.
Febri menyiratkan bahwa rekening yang dibekukan bukan milik kelompok 15 saksi. Melainkan, “salah satu yang dicegah ke luar negeri,” tegasnya.

Terhitung sejak 6 Juli lalu Nizarli, Rizal Aswandi, Fenny Steffy Burase dan Teuku Fadhilatul Amri dicekal KPK hingga enam bulan.

“Selain itu, KPK juga telah mengirimkan surat pada bank untuk pembekuan rekening para tersangka,” kata Febri.

Menurutnya, pemeriksaan saksi akan dilakukan di gedung KPK, Jakarta, hari ini.
“Beberapa saksi yang sudah kami sampaikan surat panggilan adalah Nizarly, Kepala biro ULP provinsi Aceh, Rizal Aswandi mantan kadis PU Aceh, Steffy burase, T. Saiful Bahri, dan Hendri yuzal,” jelasnya.

Ia berharap, para saksi yang dipanggil memenuhi kewajibannya. “Datang ke penyidik dan berbicara jujur tentang apa yang ia ketahui,” harapnya. (mai)