Digrebek Bersama Istri Siri Kepala BAPPEDA Langsa Dimandikan Comberan

MESUM: SF dan DK ketika dimandikan dengan air parit setelah kedapatan mesum oleh warga, Langsa, Sabtu (29/7). FOR RAKYAT ACEH

LANGSA (RA) – Kepala BAPPEDA Kota Langsa, SF (52) dimandikan dengan air comberan (parit) oleh warga Gampong PB. Seuleumak, Langsa Barat. Pasalnya, yang bersangkutan diduga telah berkhalwat dengan seorang perempuan muda DK (29) di salah satu rumah warga gampong setempat, Minggu (29/7).

Informasi yang diterima Rakyat Aceh menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu (28/7). Saat itu warga mencurigai SF yang datang ke salah satu rumah warga di Dusun Bukit, Gampong PB. Seuleumak dengan seorang perempuan muda berinisial DK.

Akhirnya warga melakukan penggerebekan dan menemukan SF sedang berduaan dengan DK. Spontan warga yang tidak terima gampong mereka merasa dicemari, membawa SF dan DK keluar rumah dan memandikan pasangan yang belakangan diketahui telah menikah siri ini dengan air comberan.

Tidak ada perlawanan dari pasangan tersebut ketika warga mengeksekusi mereka dari dalam rumah. Bahkan dengan pasrahnya, pasangan tersebut mematuhi dan menerima perlakuan warga ketika dimandikan dengan air comberan yang kotor dan hitam.

Setelah dimandikan, akhirnya pasangan SF kembali kekediamannya di Gampong Baroeh, Langsa Lama dan DK ke Gampong Geudeubang Jawa, Langsa Baroe.

Kepala Dinas Syariat Islam Langsa, Ibrahim Latif mengatakan, dirinya telah mendengar kejadian tersebut dan telah ke lokasi kejadian. Namun, ketika sampai di lokasi pihaknya tidak lagi menemukan pasangan itu.

“Namun demikian kita akan memanggil SF dan DK serta para pihak lainnya untuk menyelesaikan kasus ini secara qanun syariat. Tapi status nikah sirinya sah, maka proses hukum akan dilakukan secara mediasi hukum adat, dan di sini akan kita panggil para pihak yaitu pihak gampong tempat berdomisili SF dan DK,” sebut Ibrahim.

Walikota Langsa, Usman Abdullah mengatakan, bahwa dirinya belum menerima laporan secara resmi baik dari SF maupun pihak lainnya. Namun ia mengaku telah mengetahui peristiwa yang menimpa bawahannya itu.

“Saya telah mendengar kejadian itu, apalagi warga sudah menyebarkannya di media sosial. Bahkan saya mendapat klarifikasi dari Gauechik Gampong Baroeh, Langsa Lama Antoni bahwa SF dan DK berstatus suami istri. Sudah menikah siri di Binjai Sumatera Utara,” sebutnya.

SF: DK Istri Saya

Sementara itu, SF pada Rakyat Aceh mengatakan bahwa tuduhan dirinya mesum atau berkhalwat dengan DK itu tidak benar. Karena dirinya telah menikahi DK yang merupakan seorang janda secara siri di Binjai, Sumatera Utara pada Februari 2018 lalu.

“Jadi DK itu istri saya, kami menikah siri bulan Februari lalu di Binjai, Sumatera Utara, saya memiliki dokumen buku akad nikah siri,” sebut SF.

Ia menambahkan, dirinya dan DK tidak melawan saat digerebek warga untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (dai/mai)