Aceh Tengah Sabet Medali Emas KKP SMK

Kepala Bidang SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli menyematkan mendali emas pada para juara 1 seleksi KKP tingkat provinsi yang di raih Kabupaten Aceh Tengah, Senin (6/8). Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Siswa SMK dari utusan Aceh Tengah, meraih juara pertama pada kegiatan seleksi Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) siswa SMK yang diadakan selama lima hari di Banda Aceh yang diikuti 15 kabupaten/kota se Aceh.

Sedangkan juara kedua diraih Aceh Tamiang dan juara ketiga Lhokseumawe. Masing-masing sekolah mendapat medali, piagam dan uang pembinaan. Juara I Rp5 juta, juara II Rp4 juta dan juara III Rp3 juta.

Kepala Bidang SMA dan PKLK, Zulkifli, yang mewakili Kadis Pendidikan Aceh berharap kegiatan ini dapat terwujudnya ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan, sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan.

Contohnya terhindar dari pengaruh narkoba yang bisa mengancam jiwa, tawuran antar siswa, pencurian, pergaulan bebas, pelecehan seksual dan berbagai macam pengaruh buruk yang bisa menimbulkan keresahan dalam keluarga dan masyarakat.

Dalam usaha mencapai tujuan tersebut dirancanglah serangkaian acara yang memadukan aktivitas indoor dan outdoor.

Aktivitas-aktivitas tersebut diimplementasikan dalam lima aksi yakni aksi kedisiplinan, aksi kebangsaan, aksi kepedulian, aksi kepeminpinan, dan aksi kreativitas seperti yang sudah anak-anak ikuti selama berlangsungnya kegiatan KKP ini.

“Menjadi seorang pemimpin tidaklah instan, perlu proses belajar bertahap untuk mendapatkan modal kepemimpinan, salah satunya melalui kegiatan KKP yang sudah kalian ikuti,” katanya.

Ia mengharapkan para peserta mampu melatih, mengembangkan, memantapkan diri dan bertukar pengalaman bagaimana model kepemimpinan yang baik dan bermanfaat, menuju terbentuknya pemimpin ideal Indonesia.

“Kalian adalah putra/putri bangsa dan calon pemimpin terbaik yang berpotensi menjadi seorang pemimpin dimasa yang akan datang, semuanya pantas berada di mimbar ini.

Menjadi seorang pemimpin tidak dapat kita peroleh secara instan, perlu proses dan kaderisasi yang baik dan terarah melalui pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki instrumen yang paling strategis untuk membentuk jiwa pemimpin peserta didik,” katanya.

Katanya, kegaiatan KKP ini merupakan program penggemblengan kepemimpinan pelajar secara nasional, untuk membekali para pemimpin muda dan mengembangkan potensi kepemimpinannya bagi masa depan.

“Kegiatan ini menjadi modal utama kesuksesan. Ingat, tidak ada pengalaman yang sia-sia. Karena selagi masih muda, carilah pengalaman sebanyak mungkin untuk masa depan. Jangan lupa manfaatkan momentum ini untuk membangun jejaring dan aktif di berbagai berorganisasi yang bernilai positif. (bai)