RUSAK DITIMPA POHON : Sejumlah personil Polres Langsa ikut membersihkan pohon yang tumbang mengenai salah satu rumah warga akibat angin ribut, Rabu (8/8). (bahtiar husin/rakyat aceh)

LANGSA (RA) – Angin kencang disertai hujan lebat dua hari melanda Kota Langsa, akibatkan puluhan rumah warga, fasilitas public rusak. Puluhan pepohonan besar juga ikut tumbang ke badan jalan Negara sehingga mengganggu kelancaran lalulintas, Rabu (8/8).

Berdasarkan hasil pantauan Rakyat Aceh, kerusakan rumah warga dan fasilitas publik rata-rata pada bagian atap. Sejumlah atap seng terlepas dan diterbangkan angin menjauh dari rumah. Bahkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Rinaldi Aulia, M.AP dalam konfirmasinya kepada Rakyat Aceh mengatakan, unit bangunan yang rusak akibat angin ribut adalah atap rumah warga, balai pengajian atau TPA dan sejumlah pepohonan.

“Rumah dan balai pengajian warga yang rusak hampir berada di seluruh kecamatan dalam wilayah Pemko Langsa, rata-rata kerusakan bagian atap dengan kondisi parah dan ringan baik akibat angin maupun tertimpa pohon.

Sementara untuk pepohonan yang tumbang rata-rata berada di sepanjang jalan protocol Kota Langsa dan jalan lintas Negara di Kecamatan Langsa Barat, Langsa Lama dan Langsa Timur,” sebut Rinaldi.

Dijelaskannya, untuk penanganan darurat terhadap bencana angin ribut ini, sejak malam kejadian pasca hujan dan angin, tim BPBD telah terjun kelokasi untuk membersihkan pohon tumbang bersama masyarakat. Serta melakukan pendataan rumah warga dan fasilitas public yang rusak baik ringan maupun berat akibat angin ribut dimaksud.

“Saat ini tim masih melakukan pendataan rumah dan fasilitas pubik yang rusak berdasarkan tingkat keparahannya untuk kita laporkan,” sebut Rinaldi seraya menambahkan, mengingat saat ini Langsa masih dalam cuaca buruk, maka diimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan jangan berada di bawah pepohonan saat angin dan hujan. (dai/min)