Jemaah Asal Banda Aceh Wafat

BANDA ACEH (RA) – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, seorang jemaah haji Aceh asal Banda Aceh, Abdullah bin Amin Nafi (57) yang tergabung dalam Kloter 03 (BTJ-03) wafat di Makkah Arab Saudi, sekitar pukul 05.05 Waktu Arab Saudi (WAS), Selasa (28/8).

Koordinator Humas dan Penerangan PPPIH, H Rusli menyebutkan informasi tersebut diterima dari petugas haji Kloter BTJ 03 dari Arab Saudi di Banda Aceh, Selasa (28/8).

“Kita kembali berduka, seorang jemaah haji Aceh wafat di Mekkah, beliau bernama Abdullah bin Amin Nafi, dengan nomor paspor B6993287, beralamat di jalan Rawa Sakti X nomor 10 Jeulingke, Syiah Kuala, Banda Aceh,” ujar Rusli.

Dikatakan Rusli, almarhum meninggal dunia di Hotel Kiswah Jarwal di Kamar 32606. Berdasarkan diagnosa almarhum mengalami Acute myocard infark yaitu keadaan gawat darurat jantung dengan manifestasi klinis berupa perasaan tidak enak di dada.

“Benar, beliau wafat di pemondokan dengan diagnosis Acute myocard infark,” ungkap Rusli.

Lebih detil Rusli menjelaskan kronolgis wafatnya Abdullah yaitu berawal saat pasien mengeluh sesak di Mudzalifah pada 21 Agustus 2018, kemudian tim medis merujuk pasien ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah.

Di sana, ia dirawat dengan diagnosa ischemic chronic heart disease, Atrial fibrilation dan flutter atau penyakit berhubungan dengan jantung dan juga serangan jantung.

Selanjutnya pada 25 Agustus, pasien dinyatakan sehat dan keluar dari KKHI untuk kembali ke pemondokan di Makkah.

Pada tanggal 27 Agustus pukul 18.40 WAS Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) melakukan visit kondisi jamaah, terpantau pasien dalam kondisi normal tanpa keluhan apa-apa dengan TD 110/70, nadi 76, rr 20. Saat itu pasien juga beraktifitas seperti biasa di kamar dan tampak ceria bercerita dengan TKHI dan istrinya.

Namun, pada 28 Agustus pukul 05.00 WAS tim kesehatan dipanggil teman sekamar dengan Abdullah karena tidak bangun shalat subuh. Tim medis langsung menuju kamar dan memeriksa jemaah dan ditemukan kondisi arteri karotis tidak teraba, tidak ada pernafasan serta pupil dilatasi maksimal.

“Almarhum meninggal pukul 05.05 WAS, Insya Allah akan dimakamkan hari ini di Sharaya, Kita doakan semoga Almarhum mendapat tempat yang layak di sisi-Nya.” ungkap Rusli.
Dengan wafatnya Abdullah, maka jemaah haji Aceh yang wafat di Arab Saudi berjumlah tiga orang.

Dua orang jamaah haji Aceh yang meninggal sebelumnya, Mukhlis Teuku Usman Sarong jemaah haji asal Pidie yang tergabung dalam kloter 05. Berikutnya Siti Halimah binti Ahmad Jemad berasal dari Bener Meriah yang tergabung dalam kloter 06, keduanya meninggal di Makkah. (ril/mai)