Aceh Sabet 4 Medali di FLS2N 2018

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, mengalungkan medali pada peserta FLS2N tingkat nasional 2018 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Foto: Baihaqi

BANDA ACEH (RA) – Kontingen Aceh berhasil meraih gelar juara pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat nasional ke 11 jenjang SMA dan SMK, yang berlangsung di Banda Aceh sejak 26 Agustus hingga 1 September 2018.

Empat gelar juara tersebut disabet kontingen Aceh meliputi Siti Armanisa bidang lomba Kriya Putri (medali emas), Pocut Arifah Zahrina (desain poster putri) meraih medali perak dan Adha Mulyana (teater monolog), ketiganya dari SMA Negeri Modal Bangsa serta Jefanya Andreas Manuel Tampubolon (vocal solo putra) pelajar SMA Negeri 12 Banda Aceh.

FLS2N tingkat nasional tahun 2018 secara resmi ditutup oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui M Jafar, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesitimewaan Aceh.

M Jafar, mengatakan, defile pada pembukaan menunjukkan betapa besarnya bangsa Indonesia dengan beragam budaya dan kesenian yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa dan patut selalu disyukuri dan dilestarikan.

“Dalam kegiatan ini kita juga sudah disuguhkan dengan berbagai cabang seni yang dilombakan dan sudah menghasilkan para pemenang dari setiap cabang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan melihat kesuksesan Aceh pada FLS2N Tingkat SMA/SMK ini, pemerintah Aceh meminta hendaknya tahun 2019 mendatang kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan kegiatan O2SN tingkat nasional.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Totok Suprayitno, menyampaikan setiap peserta yang telah berhadir pada even nasional seperti ini, tidak perlu kecewa dan tetap harus pulang dengan kepala yang tegak. Mereka juga diminta untuk terus meningkatkan kreatifitasnya agar dapat bersaing kembali pada even-even yang digelar selanjutnya.

“Selamat kepada para pemenang yang telah berjuang dan telah memberikan yang terbaik dalam ajang FLS2N ini. Dan terimakasih kepada semua panitia yang telah bekerja disini hingga berakhirnya ajang festival ini,” tuturnya.

Ketua panitia daerah FLS2N yang juga Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, mengatakan pihaknya telah sukses melaksanakan ajang FLS2N tahun 2018 jenjang SMA dan SMK di Banda Aceh.

Ia berharap Kemendikbud juga akan memberikan kesempatan bagi Aceh untuk menjadi tuang rumah bagi even-even nasional yang lain, khususnya O2SN tahun 2019.

“Alhamdulillah FLS2N di Aceh dapat berlangsung tanpa ada kendala apa pun, bahkan belum ada laporan adanya siswa yang sakit. Ini artinya semua peserta dari seluruh provinsi di Indonesia cocok berada di Aceh, baik dari segi makanan, tempat tinggal dan lain sebagainya.

Kami juga telah mengajukan diri menjadi tuan rumah bagi ajang O2SN pada tahun 2019 mendatang,” tuturnya.

Menurutnya, ada sebanyak 15 mata lomba yang telah digelar yaitu lomba dalam bentuk pertunjukan yaitu vokal solo, gitar solo, baca puisi, tari kreasi, dan teater monolog. Sedangkan lomba dalam bentuk penciptaan meliputi desain poster, kriya, cipta puisi, dan film pendek.

Pada acara FLS2N, kontingen Provinsi Jawa Tengah berhasil menjadi juara umum, juara kedua diraih Jawa Timur dan disusul Sumatera Barat sebagai juara ketiga. (bai/min)