Leher Bocah Kelas 5 SD Digolok Ibu Kandung, Kondisinya Mulai Membaik

Bocah 10 tahun di Pesisir Selatan korban pembacokan ibu kandung saat mendapat perawatan medis (Istimewa)

Harianrakyataceh.com – Setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi Fakhrul, 10, korban luka bacok oleh ibu kandungnya sendiri mulai membaik. Namun, rasa takut dan trauma akibat kejadian tersebut masih terlihat di raut bocah SD di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) itu.

“Alhamdulillah, sudah membaik. Dia (korban) hanya dirawat di bidan dekat rumah, tidak sampai ke Rumah Sakit. Sekarang sudah di rumah. Tapi tentunya masih trauma,” kata Wali Nagari Indrapura Selatan, Jamalus saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (16/9).

Jamalus menceritakan, peristiwa yang diluar nalar sehat itu terjadi Rabu, (12/9) lalu, di rumah kediaman keluarga Amrin, warga Indrapura Selatan, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan.

Saat itu, korban Fakhrul menghampiri adiknya Tiara yang masih berumur 3,5 tahun dengan maksud menenangkan sang adik yang menangis histeris melihat ibu kandungnya, Helmida memotong rambut menggunakan cutter.

Namun entah kenapa, saat Fakhrul menenangkan tangisan adik, ibunya mendadak kesal. Ibunya mengamuk lalu mengambil golok dan dibacokkan ke leher Fahkrul. Beruntung bocah kelas 5 SD itu berteriak kesakitan dan memancing perhatian warga sekitar.

“Nah, setelah kejadian itu, ibunya ini lari ke luar rumah. Sedangkan Fahkrul diselamatkan warga ke bidan terdekat,” terang Wali Nagari.

Usut punya usut, jelas Jamalus, ibu kandung korban ini ternyata mengalami gangguan jiwa. Hal itu dibenarkan suaminya Amrin dan pihak keluarga lain. Setelah Helmida berhasil diikat, disepakatilah bersama pihak keluarga untuk membawanya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang.

“Mereka ini keluarga kurang mampu. Setelah kami usahakan dan dibantu Dinas Sosial, ibu korban dibawa ke RSJ Padang,” ungkap Jamalus.

Dari keterangan suaminya, Helmida sudah cukup lama menderita gangguan jiwa. Namun, penyakitnya hilang-timbul. Kadang sembuh dan normal sekali, dan terkadang kembali sakit dan mengamuk. Suaminya juga sudah serjng membawa Helmida ke orang pintar, namun tidak berdampak baik.

“Semoga perawatan di RSJ menyembuhkan jiwanya. Kita kasihan, anaknya masih kecil,” ucap Wali Nagari.

(rcc/JPC)