Panwascam Demo Rumah Kesektariatan Panwaslu Aceh Selatan

Panwaslu tingkat kecamatan se-Kabupaten Aceh Selatan menggelar aksi demo di depan rumah kepala kesektariatan Panwaslu Aceh Selatan, Khairul Nufus, di Desa Arafah, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Sabtu, (15/09). FOR RAKYAT ACEH

TAPAKTUAN (RA) – Panwaslu tingkat kecamatan se-Kabupaten Aceh Selatan menggelar aksi demo di depan rumah Kepala Kesektariatan Panwaslu Aceh Selatan, Khairul Nufus SAg, untuk menuntut hak mereka yang belum terealisasi.

Aksi demo itu, dipimpin oleh Panwaslu Kecamatan Samadua, Reza Mardiansyah, Panwaslu Kota Bahagia, Hamidi AMd, Panwaslu Bakongan Lukman Hakim yang berlangsung, di Desa Arafah Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Sabtu (15/9).

Adapun tuntutan dalam aksi demo tersebut terkait belum diserahkannya anggaran perekrutan Panwaslu Desa, operasional perkantoran yang belum jelas dananya dan biaya perjalanan dinas yang belum dibayar semua.

Selain itu, uang listrik kantor yang belum dibayar sama sekali, anggaran sewa alat yang tidak jelas, POK/RKA atau RAB untuk kecamatan belum diserahkan ke kecamatan.

Para Panwaslu se-kecamatan mengancam akan melakukan aksi demo kembali seminggu setelah kejadian ini, sampai tuntutan yang mereka lakukan terealiasi dari pihak Sekretaris Panwaslu Kabupaten Aceh Selatan.

Sementara itu, koordinator aksi, Lukman Hakim menuturkan bahwa yang mereka menuntut anggaran yang belum teralisasi yakni Rp25,3 juta per kecamatan yang belum dibayar dari POK/RKA dari jumlah Rp53,4 juta. Ada lagi uang listrik kantor sebesar Rp900 ribu per bulan per kecamatan serta uang perjalanan dinas dan uang perekrutan PPD.

“Sehubungan dengan ini, kami pengawas kecamatan meminta Panwaslu Kabupaten Aceh Selatan dan Propinsi Aceh untuk menindaklanjutinya. Bilamana persoalan ini tidak di tindaklanjuti, dan jika hal ini tidak diselesaikan, maka kami akan menempuh jalur hukum.

Maka akan berdampak terganggunya kinerja pelaksanaan kegiatan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Selatan dalam Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden nantinya,” ujarnya.

Pada saat digelarnya aksi Sekretaris Panwaslu Aceh Selatan, Khairul Nufus SAg, tidak berada dikediamannya, menurut informasi yang wartawan terima yang bersangkutan sedang melihat orang tuanya yang sedang sakit di Kecamatan Meukek.

Massa selanjutnya meninggalkan rumah Sekretaris Panwaslu Kabupaten Aceh Selatan pukul 17.45 WIB.

Kepala Kesektariatan Panwaslu Kabupaten Aceh Selatan, Khairul Nufus SAg, yang berhasil Rakyat Aceh Konfirmasi, Minggu (16/9), mengatakan bahwa sangat tidak etis persoalan interen kantor dibawa kediaman kami.

“Idealnya permasalahan tersebut diselesaikan di kantor bukan kediadaman kami. Hal ini dapat menganggu kenyamanan keluarga dan masyarakat, ini juga pembunuhan karakter keluarga kami,” katanya.

Lanjutnya, sebenarnya persoalan ini hanya terjadi miskomunikasi antara kesektariatan selaku pengelola anggaran dengan Panwascam yang melaksanakan program pengawasan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019 di kecamatan masing-masing. “Ini permasalahan interen dan akan kita selesaikan secara arif dan bijaksana,” singkatnya. (mag-79/bai)