16 Ribu Polisi dan TNI Amankan Pemilu Aceh

SARANA: Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berfoto bersama usai memeriksa sarana dan prasarana alat pendukung pengamanan Pileg dan Pilpres di Aceh, Rabu (19/9). Baihaqi

BANDA ACEH (RA) – Sebanyak 16.580 aparat keamanan dilibatkan untuk pengamanan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden di Aceh.

Dari jumlah itu polisi Aceh yang dilibatkan sebanyak 9.980 personil atau 1/3 jumlah kekuatan polisi di Polda Aceh, sedangkan TNI yang dilibatkan sebanyak 6.600 prajurit.

Hal itu dikatakan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, Rabu (19/9) usai memimpin apel gelar operasi mantap brata rencong 2018 untuk pengamanan Pemilu April 2019, di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh.

Pada kegiatan itu juga hadir Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Kajati Aceh Chaerul Amir, Wakil Ketua I DPRA Sulaiman Abda dan sejumlah pejabat Forkompimda Aceh.

Apel gelar pasukan tersebut ditandai penyematan pita operasi kepada perwakilan personil Polri, TNI dan Satpol PP serta juga digelar peralatan sarana dan prasarana pendukung operasi yang akan dilaksanakan selama 397 hari atau 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019.

Kapolda dalam amanat tertulis Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian mengatakan, apel gelar pasukan ini diselenggarakan di seluruh jajaran dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.