Polisi Kawal Pemancangan Tapal Batas

AMANKAN: Polisi mengamankan seorang warga yang diduga ingin mengagalkan pemancangan tapal batas gampong, Selasa (25/9). Hendra Sayeng

CALANG (RA) – Sebanyak 50 personil kepolisian dan TNI mengamankan jalan pemancangan tapal batas antara Gampong Meudang Geuhon dan Gampong Kareng Ateuh yang sempat terjadi tarik ulur persoalan tapal batas diantara kedua gampong setempat.

“Pengamanan itu dilakukan untuk menghindari kerusuhan dalam pembahasan dan pemancangan tapal batas,” kata Kapolsek Jaya, Ipda Hadi, Selasa (25/9).

Camat Indra Jaya, Nawawi menyebutkan pembahasan tapal batas ini yang kedua kali dilakukan Muspika. “Jika nantinya dari salah satu desa tidak menerima silahkan menggugat ke kabupaten,” katanya.

Katanya, pemancangan tapal batas ini dilakukan bersama dengan masyarakat ke dua gampong yang bersengketa. “Kami sangat berharap kepada masyarakat ke dua desa untuk saling menerima kesepakatan bersama yang telah disepakati.

Jika nantinya ada pihak-pihak yang menciptakan kerusuhan dengan kesepatakan yang telah dilakukan hari ini maka dapat ditindak secara hukum oleh pihak kepolisian,” kata Nawawi.

Sementara itu, Keuchik Gampong Meudang Geuhon, Sofian, kepada Rakyat Aceh mengatakan akan duduk bersama di desa, namun jika ada kesepakatan masyarakat Meudang Geuhon akan kami tanda tangani surat tersebut yang telaeh dibuat Muspika.

“Tetapi jika nantinya masyarakat menolak kami akan menggugat hingga ke kabupaten,” ujar Sofian.

Hadir pada kegiatan itu Asisten I, anggota DPRK M Jamin, Ruslan, Kasat Sabara AKP M Syarife, Kasat Lantas Iptu Iswandi, Kasat Intel Iptu Fahmi, serta sejumlah unsur Muspika dalam Kacamatan Jaya dan Indra Jaya yang turut disaksikan tokoh kedua Gampong Kareng Ateuh dan Meudang Geuhon, Kecamata Indra Jaya, Aceh Jaya. (Mag-67/bai)