Kapolres Aceh Utara Patroli ke Pedalaman Aceh Utara 35 KK di Sarah Raja Tanpa Listrik

PATROLI POLISI- Polres Aceh Utara bersama komunitas trail Track On Lhoksukon, melakukan patroli sambang ke Dusun Sarah Raja, Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, kemarin. For Rakyat Aceh

LHOKSUKON (RA) – Polres Aceh Utara bersama komunitas trail Track On Lhoksukon, melakukan patroli sambang ke Dusun Sarah Raja, Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, kemarin.

Dusun Sarah Raja itu berada diatas perbukitan yang dikenal daerah pedalaman di Aceh Utara.

Patroli sambang langsung dipimpin oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin. Bertujuan sebagai upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan Pemerintahan Gampong, sekaligus mengantarkan sembako untuk warga setempat.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, mengatakan, patroli sambang yang dilaksanakan ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan termasuk kepada jajaran Polres Aceh Utara.

“Kita bisa tau apa persoalan masyarakat dan keluhan selama ini, sehingga kita bisa sampaikan kepada Pemkab Aceh Utara,”ungkap Kapolres kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Ia mengatakan, dalam patroli itu kita langsung bersilaturrahmi dengan masyarakat serta mengampanyekan Pemilu Damai 2019 bagi warga dusun Sarah Raja.

“Masyarakat disana sangat gembira menyambut kedatangan kami dan berterima kasih atas bantuan sembako yang kami berikan,”pintanya.

Sebut Kapolres, berdasarkan laporan masyarakat disana ada, sampai saat ini masih terdapat 35 kepala keluarga (KK) warga yang berdomisili di Dusun Sarah Raja, belum tersentuh aliran listrik dari PLN, akibat belum ada jaringan listrik.

Selain itu, lanjut dia, untuk menuju ke kewasan Dusun Sarah Raja tidaklah mudah, karena untuk kendaraan roda empat biasa tidak bisa menembus masuk jalan yang terjal dan belum tersentuh aspal.

“Kalau hujan deras, maka kita pastikan ada kendaraan yang bisa melewati perbukitan ke Dusun Sarah Raja, karena jalanan tanah yang begitu curam dan licin serta rawan longsor,”cetusnya.

Sementara bantuan atau sembako yang diantar untuk masyarakat setempat, menggunakan mobil Double Cabin, terpaksa harus dibongkar dan dimuat kembali kedalam mobil Taft Badak modifikasi milik warga Gampong Lubok Pusaka. (arm/min)