Ground Breaking Jalan Tol November

Ilustrasi/Net

BANDA ACEH (RA) – Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan melakukan Ground Breaking (peletakan batu pertama) jalan tol Banda Aceh – Pidie sepanjang 74 kilometer. Selain itu, presiden juga meresmikan Masjid At-Taqarrub, Trieng Gadeng, Kabupaten Pidie Jaya.

“Sesuai jadwal Presiden RI akan melakukan ground breaking jalan tol,” ujar Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kemarin.

Ia mengatakan, ground breaking jangan dianggap sebagai formalitas, namun setelah itu pembangunan tetap dilanjutkan untuk 7 kilometer pertama di Aceh.

“Jadi ground breaking bukan formalitas. Pembangunannya jangan terhenti, ada provinsi lain setelah ground breaking pembangunan terhenti, jangan terjadi di Aceh,” harap Nova.
Ground breaking akan dilakukan di dekat Bandara Blang Bintang, Aceh Besar.

Pembangunan jalan dananya bersumber dari APBN yang dikelola Kementerian PUPR.
Diakui Nova, saat ini masih ada masalah terhadap ganti rugi lahan atau tanah milik masyarakat yang dianggap harganya terlalu murah, dan harga ganti rugi tanah sebenarnya sudah ditetapkan panitia.

“Sebagai pemerintah tetap ingin membela rakyat. Namun disisi lain, walaupun dalam pembangunan tol ini tidak boleh terganggu,” jelasnya.

Kata Nova, Masjid At-Taqarrub, hancur Gempa yang melanda di Pidie Jaya. Masjid ini sudah dibangun dan telah digunakan masyarakat untuk melaksanakan shalat lima waktu. (adi/mai)