Lion Air Fasilitasi Penerbangan Langsung Banda Aceh – Madinah

Jamaah Umrah antri memasuki Garbarata Bandara SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, menuju pesawat LioAir untuk keberangkatan ke Madinah, Sabtu (6/10). (ISTIMEWA)

BANDA ACEH (RA) – Tingginya semangat umat muslim Aceh melaksanakan ibadah terutama ibadah umrah membuat maskapai Lion Air merasa terpanggil untuk membantu dengan cara penerbangan langsung  dari Banda Aceh ke Madinah, Arab Saudi.

Ari Azhari GM Service Lion Air Group menyebutkan, dalam pengoperasiannya, Lion Air akan menggunakan armada tipe terbarunya yaitu Boeing 737 MAX 8 yang menyuguhkan konfigurasi  tempat duduk lebih lega dan leluasa dengan kapasitas 176 tempat duduk kelas ekonomi.

“Para Jamaah pun akan mendapatkan pelayanan In flight meal sebanyak 2 kali dalam setiap perjalanannya,” ujar Ari Azhari dalam rilis yang diterima Rakyat Aceh, Sabtu (6/10).

Pemberangkatan jamaah umrah Sabtu kemarin tersebut, mereka bekerjasama dengan PT. Belangi Wisata Islam. Berangkat dari Bandara Iskandar Muda, Aceh, pada Sabtu kemarin pukul 09.45 WIB, para jamaah diperkirakan akan sampai pada pukul 15.45 waktu timur tengah.

“Dengan dibukanya penerbangan Umrah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, menambah pilihan para Jamaah menjalankan Ibadah ke Tanah Suci dengan efisiensi waktu lebih praktis dan singkat khususnya bagi masyarakat kota Banda Aceh dan sekitarnya,” ujarnya lagi.

Diungkapkannya perjalanan dari Banda Aceh menuju Madinah dan juga dari Jeddah menuju Banda Aceh akan dilakukan 1 kali pemberhentian di Bandar Udara Internasional Trivandrum, India hanya untuk dilakukannya pengisian bahan bakar dengan estimasi waktu sekitar 30 menit yang dimana para Jamaah tidak perlu turun dari pesawat.

Pada kesempatan tersebut Ari juga menyampaikan, Lion Air berkomitmen penuh menyediakan penerbangan yang aman dan nyaman demi memberikan pelayanan yang baik sehingga dapat ikut serta berpartisipasi menciptakan perjalanan Ibadah yang menyenangkan dan melancarkan seluruh aktivitas Ibadah Umrah.

Lion Air telah terbang perdana untuk periode tahun 1440 H rute Balikpapan – Madinah dari Bandara Sepinggan pada tanggal 02 Oktober.  Di hari yang sama juga menerbangkan rute Pekanbaru – Madinah dari Bandara Sultan Syarif Kasim II.

“Selanjutnya pada tanggal 04 Oktober menerbangkan rute Padang – Madinah. dan pada hari ini di susul dengan penerbangan Umrah Banda Aceh – Madinah serta beberapa wilayah lainnya seperti Surabaya, Jakarta, Solo, Ujung Pandang, Kertajati (Bandung), Palembang, dan Medan,” pungkasnya. (ril/min)