Musibah Sulteng Pemkab Aceh Jaya Rencana Bangun Musalla

Ilustrasi gempa Donggala dan Palu. (Dok ACT/ JawaPos.com)

CALANG (RA) – Pemkab Aceh Jaya berencana akan membangun sarana ibadah bagi korban tsunami Sulteng yang telah menelan korban ribuan jiwa.
“Hasil penggalangan yang dilakukan para relawan nanti akan kami bahas bersama, bagaimana penggunaan dana tersebut. Apakah akan bergabung dengan provinsi atau bagaimana kesepakatan bersama nantinya,” kata Bupati Aceh Jaya, HT Irfan TB, Minggu (7/10).

 

 

Katanya, sumbangan dari masyarakat juga rencananya akan ditambah dengan APBK Aceh Jaya, supaya rencana pembangunan tempat ibadah berbentuk Musalla dapat terwujud. “Kita berkoordinasi dulu dengan DPRK, sehingga dana yang telah terkumpul tersebut dapat dipadukan,” kata Irfan.

 

 

Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, sangat mendukungan atas inisiatif yang akan dilakukan oleh Bupati. “Tentu kita harus mengambil pelajaran apa yang telah menimpa Aceh pada tahun 2004 silam,” katanya.

 

Kepala Markas PMI Aceh Jaya, Julia Wati, mengungkapkan sejauh ini setelah gempa dan tsunami yang menimpa saudara-sudara di Sulteng telah 6 hari melakukam penggalangan dana tersebut merupakan hasil dari pelintas barat selatan yang telah terkumpul kurang lebih Rp40 juta.

 

Sejauh ini sejumlah organisasi yang melakukan penggalangan diantaranya RAPI, BSA, BPBK, PMR, Pramuka, Ertik, PPI, Paskib, IKAN, KHAMO serta PMI Calang. “Penggalangan ini dilaksanakan selama 8 hari tentu dengan dukungan pemerintah daerah, sehingga kami turun kejalan demi saudara-saudara kita yang sedang ditimpa bencana,” kata Julia. (mag-67/bai)