PNL Bantu Mesin TTG Pasca Panen untuk Petani

SERAHKAN MESIN : Ketua Tim Program Penerapan TTG Politeknik Negeri Lhokseumawe, Indra Mawardi, ST, MT, serahkan bantuan mesin kepada kelompok tani di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, kemarin. For Rakyat Aceh.

LHOKSEUMAWE (RA) – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melalui kompetisi di Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dalam tahun 2018, berhasil memenangkan program Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada masyarakat.

Program itu untuk diseminasi teknologi kepada petani kopi dalam upaya meningkatkan pendapatan dan produktifitas petani.

Tim pelaksana dari Politeknik Negeri Lhokseumawe yang diketuai Indra Mawardi, ST, MT bersama anggotanya, Ir. Hani, MT, Ir. Zaini, MT dan Zainal Abidin telah melakukan serah terima mesin-mesin TTG pascapenan kopi kepada kelompok tani, kemarin.

Masing-masing untuk kelompok BLJ Tani di Blang Jorong Tani dan kelompok tani Buge Mujadi Gampong Petukel Blang Jorong, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

“Mesin-mesin yang kita dihibahkan itu yakni 2 unit mesin pengupas kulit buah kopi sistem berjalan, 1 unit mesin pencuci buah kopi dan 1 unit mesin huller berjalan,”ucap Indra Mawardi, kepada Rakyat Aceh, Rabu (10/10).

Dikatakannya, pengembangan dan penerapan teknologi pascapanen perlu terus dipacu dalam upaya menekan kehilangan hasil dan meningkatkan kualitas produk. Dengan harapan, mampu meningkatkan pendapatan petani khususnya petani kecil.

Sementara Wakil Ketua DPRK Bener Meriah, Andi Sastra, SP yang hadir dalam kesempatan itu berharap program ini tidak hanya untuk komoditi kopi saja. Namun, untuk komoditi hortikultura lainnya, seperti tomat dan cabai.

“Saya selaku Wakil Ketua DPRK Bener Meriah, siap mendukung program-program yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui dana aspirasi,”pintanya.

Camat Bandar Rais Abidin, SH, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan mesin TTG itu, menyebutkan, dengan adanya mesin-mesin pascapanen kopi yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi petani kopi di Gampong Blang Jorong.

“Semoga bisa meningkatkan nilai tambah hasil panen nantinya,”harapa Rais Abidin.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Politeknik Negeri Lhokseumawe yang telah memilih Gampong Blang Jorong Kecamatan Bandar sebagai mitra penerapan teknologi tepat guna pascapanen kopi. (arm/min)