Tabrak Becak dan Minibus Sempati Star Renggut Tiga Nyawa

Tabrak Becak dan Minibus Sempati Star Renggut Tiga Nyawa

SIGLI (RA) – Suasana jalan Banda Aceh – Medan, tepatnya di Gampong Rambayan Lueng, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, masih sepi. Terlihat hanya beberapa sepeda motor yang mulai melintas sekitar pukul 05.00 WIB, Rabu (10/10).

Samsuar (42), warga setempat baru saja melaksanakan ibadah salat Subuh, mengendari sepeda motor bebeknya. Ia melaju ke arah Kota Beureunuen.

Sebuah mobil penumpang jenis L300 tiba-tiba melesat melewati dirinya. Kenderaan umum itu melintas dengan kecepatan sedang. Dari kejauhan, ia juga melihat dua lampu sorot bersinar terang, tak lama berselang terdengar dentuman hebat dan membuatnya kaget. Motornya masih terus melaju hingga mendekati suara tersebut.

“Subhanallah, apa yang terjadi di sini?,” ucapnya. Sambil memarkirkan motornya di tepi jalan. Puluhan warga juga keluar rumah dan menuju ke lokasi suara.

Mobil bus bertulisan Simpati Star, berhenti dengan kondisi pintu bagian supirnya telah copot dan rusak parah. Terlihat satu jenazah berada di sekitar bus bercoak kuning hitam itu.

Tak jauh dari lokasi kejadian, dua unit becak yang membawa sayuran dengan kondisi rusak berada di pinggir jalan, mobil penumpang tadi juga terlihat bagian samping kanan hancur. Satu unit mobil jenis Colt, juga tampak rusak di lokasi kejadian.

Pada Rakyat Aceh, Samsuar, mengaku tidak tahu persis kejadian yang terjadi di lokasi. “Saat itu langit masih gelap,” sebutnya.

Ia hanya mendengar suara dentuman keras. Lalu melihat seorang berada sekitar bus dengan kondisi luka parah, mobil besar tersebut berhenti 100 meter lebih dari lokasi tabrakan. Kemudian dipastikan korban tersebut telah meninggal dunia.

Selain itu, seorang korban juga terlihat mengalami luka parah di kepala. Korban lainnya penumpang di dalam minibus meninggal. “Tak lama berselang, sejumlah masyarakat dan pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban,” jelasnya.

Menurut keterangan, Kasatlantas Polres Pidie, AKP Radhika, kejadian tabrakan beruntun yang terjadi pagi kemarin melibatkan tiga unit mobil; bus Sempati Star, minibus jenis L300 dan Dumtruck serta dua unit becak barang yang sedang membawa sayur.

Dalam kejadian itu, tiga orang meninggal diantaranya M. Hasan (35), Warga Paloh Kaleung, Kecamatan Keumala, Pidie, yang mengendari becak pengangkut sayur dan Andika Yoga Anggana (20), warga Gampong Tasik Lama, Kecamatan Seureuwe, Aceh Tamiang serta Bachrul Walidin (59), warga Lhoksukon, keduanya merupakan penumpang minibus.

Sedangkan korban yang mengalami, luka Ridwan (54) pengandara becak mesin, warga Paloh Naleng, Kecamatan Keumala, Khadijah (38) Labuhan Raya, Sungai Raya, Aceh Timur, M Nasir (25) warga Sawang, Aceh Utara, keduanya merupakan penumpang L300 serta Mahdi (48), Warga Aceh Besar, yang merupakan pengemudi minibus.

Ia menjelaskan, saat itu bus Sempati Star dengan nomor polisi, BL BL 7777 AA, yang dikemudikan Ridwan (31), warga Gampong Matang Kruet, Kecamatan Pante Bidadari, Aceh Timur, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di Gampong Rambayan Lueng, pengemudi bus hilang kendali dan menabrak dua pengendara becak sayur yang berada di depannya. Sopir bus sempat membanting stir ke arah jalan yang berlawanan, menghantam minibus nopol BL 1887 AN, dikemudikan Mahdi, warga Aceh Besar, yang datang dari Banda Aceh menuju Medan.

Minibus tersebut kemudian dihantam dari belakang oleh mobil Colt nopol BL 9052 PB, yang dikendarai Yusri Yunus (29), warga Gampong Cibrek, Simpang Tiga, Pidie.

“Setelah kita olah TKP dan keterangan warga, mobil bus datang dengan kecepatan tinggi. Supir mobil telah kami amankan di Mapolres Pidie, untuk dimintai keterangan, berikut mobil busnya, begitu juga dengan mobil minibus yang rusak parah,” kata Radhika.

Ia juga menerangkaan, korban meninggal dunia telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing dan korban yang mengalami luka parah, antara lain Ridwan, pengendara becak dan Mahdi, supir minibus, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis. (zia/mai)