16.773 Jiwa Terdampak Banjir

Truk terperosok di ruas jalan Pange, Kecamatan Sama Tiga, Aceh Barat, Rabu (17/10). Deny Sartika/Rakyat Aceh

CALANG (RA) – Sebanyak 16.773 jiwa terdiri dari 5.270 kepala keluarga (KK) terkena dampak banjir di Aceh Jaya sejak Senin (15/10). Hujan deras disertai luapan sungai Krueng Teunom, mengakibatkan air menggenangi pemukiman warga hingga 1,5 meter di Gampong Puloe Tinggi, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya.

 

 

Sebagian warga telah mulai kembali ke rumah dan melakukan bersih-bersih, sejauh ini aktifitas warga kembali normal namun memang masih waspada dikarena memang hujan masih mengguyur kawasan ini,” kata Kepala BPBK Aceh Jaya, Muktar, Rabu (17/10).
Muktar menambahkan saat ini masih ada dua desa yang terisolir akibat banjir yang diantara Gampong Bate Meututong serta Gampong Panton Krueng Kecamatan Panga.

 

“Kami telah turun ke lokasi dan melakukan pengecekan secara langsung serta dalam upaya menyalurkan bantuan masa panik kepada warga setempat,” kaya ia.

 

Muktar memaparkan jalan lintas nasional sejauh ini telah kembali normal yang sebelumnya mengakibatkan kemacetan yang terjadi di Gampong Baro, Kecamatan Teunom, dikarenakan badan jalan tergenang banjir akibat luapan sungai tersebut.

 

Sementara itu, Komandan Kodim 0114/Aceh Jaya, Letkol Kav Andhie Suryatama mengatakan dirinya telah menginstruksikan seluruh anggotanya pasca banjir agar tetap memantau wilayah yang rawan banjir dan menghimbau masyarakat tetap waspada dalam upaya mengantisipasi banjir susulan.

 

Kemudian selain itu Dandim menyampaikan jajarannya akan bergotong royong bersama masyarakat membersihkan fasiltas umum yang terendam banjir agar secepatnya, sehingga fasilitas umum dapat difungsikan sebagimana yang dilaksanakan di Gampong Pulau Tinggi.
Andhie mengatakan sejauh ini banyak fasilitas umum yang terendam air seperti masjid, sekolah dan kantor desa. Kita dan masyarakat akan bergotong royong membersihkannya agar secepatnya dapat berfungsi kembali. (mag-67/bai)