BNPB: Hampir Tiap Hari Petugas Dan Relawan Menemukan Korban Bencana

Reruntuhan bangunan rumah yang ambruk akibat gempa di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10). Di perkirakan ribuan rumah tertimbun akibat bencana gempa dan tsunami tersebut. SAIPUL ANWAR/KALTIM POST

Harianrakyataceh.com – Petugas dan relawan masih menemukan korban meninggal dunia gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan meski evakuasi korban bencana di Sulteng sudah dihentikan, namun petugas dan relawan hampir setiap hari menemukan jenasah korban bencana.

“Korban yang ditemukan saat melakukan pembersihan reruntuhan dan puing-puing bangunan atau lingkungan di daerah terdampak bencana,” kata Sutopo melalui pesan tertulis, Sabtu (20/10).

Sutopo menambahkan hingga Sabtu kemarin, data korban meninggal dunia tercatat 2.113 orang. Seluruh korban meninggal dunia telah dimakamkan, baik secara massal maupun oleh keluarganya.

Saat ini pembersihan puing-puing bangunan masih dilakukan dengan dibantu petugas gabungan bersama relawan.

“Sebanyak 14.604 petugas gabungan dari TNI/Polri, sipil dan relawan dikerahkan untuk penanganan darurat,” ujar Sutopo.

Selain itu, 251 unit alat berat, terdiri dari 64 unit dari TNI dan 187 unit dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dikerahkan untuk pembersihan lingkungan dan lainnya.

“Percepatan pemulihan dampak bencana terus diintensifkan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pelayanan medis, perbaikan infrastruktur dasar dan normalisasi kehidupan masyarakat,” ujarnya. [nes]