Operasi Zebra Rencong Digelar 14 Hari

Operasi Zebra Rencong Digelar 14 Hari

BANDA ACEH (RA) – Kepolisian Daerah Aceh menggelar Operasi Zebra Rencong yang ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolda Aceh, Selasa (30/10) pagi.

Gelar pasukan itu dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak dan dihadiri Wakapolda Aceh, para pejabat utama, Dan Pomdam IM, Kadishub Kominfotel Provinsi Aceh, Kasatpol PP Provinsi Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Provinsi Aceh, Ketua Organda Provinsi Aceh, Dandim 0101 BS, pamen, perwira Polresta Banda Aceh, Kadishub Kominfotel Kota Banda Aceh, pama, bintara dan PNS Polda Aceh.

Kapolda menyampaikan apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra Rencong yang akan digelar 14 hari, mulai tanggal 30 Oktober sampai 12 November 2018 secara serentak di seluruh Polda.

“Ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, karena berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain, pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan,” kata Kapolda.

Kepaha petugas, Kapolda menyampaikan dalam pelaksanaan tugas perlu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai media kontrol pribadi dalam bersikap dan berperilaku serta menjadi landasan utama dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Bertindaklah secara tegas, namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcarlantas,” kata Kapolda.

Sementara itu, Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Hendro, menyampaikan, kegiatan Operasi Zebra Rencong itu dilaksanakan di suruh wilayah hukum Aceh dan petugas nantinya akan melakukan operasi yang diperkirakan rawan pelanggaran.

“Ada sekitar 693 personil yang kita libatkan baik di Polda maupun dijajaran Polres di Aceh. Sedangkan personil Polda Aceh sendiri ada sekitar 80 personil yang juga dibantu TNI, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan,” katanya. (bai/rif)