Santuni Anak Yatim

DONOR: Hj Fauziah HM Daud, caleg Golkar Aceh dari dapil III Bireuen, mendonorkan darah pada HUT Golkar ke 54 di kantor DPD I Partai Golkar Aceh, Kamis (1/11). Baihaqi/Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif, menyatakan telah menargetkan pada Pemilu legislatif 2019 satu dapil minimal mendapatkan satu kursi, baik itu provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kita menargetkan tidak muluk-muluk, untuk DPRA mininum satu dapil satu kursi begitu juga untuk DPRK. Syukur-syukur mendapat lebih dan dibeberapa kabupaten/kota saya yakin sekali kursi dapat berubah, termasuk di Pidie Jaya yang dua periode tidak ada kursi,” kata Nurlif, yang didampingi Sekretaris partai, Syukri Rakmat, Kamis (1/11).

Keyakinan itu, kata Nurlif, dilihat dari semangat kader dan simpati Partai Golkar sudah mulai berkoordinasi dan bergerak melakukan kegiatan politik untuk merebut hati rakyat.

“Dalam kampanye kami memberitahukan program yang bermanfaat dari partai, baik di pemerintah maupun di parlemen. Begitu juga kader dan caleg siap menampung segala aspirasi rakyat yang akan diperjuangkan di parlemen,” katanya.

Nurlif juga mengingatkan kader atau caleg untuk berkompentisi dengan sehat, dengan suasana penuh keharmonisan, saling menjaga, sebab semua itu untuk rakyat. “Semua caleg Partai Golkar sudah siap bersama-sama rakyat memenangkan Pemilu,” katanya.

Sebelumnya, DPD I Partai Golkar Aceh, Kamis (1/11) pagi, melaksanakan kegiatan sosial menyantuni anak yatim piatu dan donor darah.

“Kita, DPD I Partai Golkar Aceh setiap hari-hari besar umat Islam tetap melaksanakan kegiatan menyantuni anak-anak yatim piatu dan donor darah seperti di bulan Ramadan.

Dan hari ini (kemarin) kita laksanakan ketepatan HUT Partai Golkar ke 54. Kami memiliki kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM Nurlif, yang didampingi Sekretaris partai, Syukri Rahmat.

Ia mengatakan, dua kegiatan itu sebagai bentuk tanggungjawab sosial Partai Golkar Aceh, sebab darah yang didonorkan kader Partai Golkar tidak hanya untuk keluarga besar Golkar, tetapi bagi masyarakat Aceh yang membutuhkan. Tentunya semua itu dikelola PMI Kota Banda Aceh.

Menurutnya, pada HUT Golkar tahun ini bukan melihat apa yang akan dilakukan ke depan, tetapi melihat apa yang telah dilakukan diselama ini. Yang baik ditingkatkan, yang buruk kita perbaiki.

“Kami yakin dengan doa anak yatim, Insya Allah kegiatan partai kedepan dapat mendapat ridha dari Allah SWT. Kegiatan ini juga sebagai silaturrahmi keluarga besar Parati Golkar serta caleg baik DPRA maupun DPRK,” katanya. (bai)