Diajak Menhub Budi Tabur Bunga Di Tanjung Pakis, Keluarga Keberatan

Salah satu pesawat Lion Air JT-610 yang ditemukan Tim Basarnas di perairan Karawang, Jawa Barat. TNI Al memprediksi jika kecepatan pesawat saat jatuh mencapai 550 kilometer per jam. (Salman Toyiba/JawaPos.com)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak pihak keluarga untuk melakukan tabur bunga bersama di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dengan register PK-LQP di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Ajakan itu disampaikan Menhub saat mengakhiri pertemuan dengan pihak keluarga korban yang juga dihadiri pendiri Lion Air, Rusdi Kirana, Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono dan Kepala Badan SAR Nasional, Marsda TNI Muhammad Syaugi di Ballroom Teluk Jakarta, Ibis Hotel Central Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11).

Namun ajakan Menhub tersebut ditolak pihak keluarga.

Pada mulanya, Menhub Budi menyampaikan bahwa pertemuan dilanjutkan esok hari di lokasi jatuhnya pesawat nahas dengan 189 orang di dalamnya itu. Di sana, mereka akan tabur bunga mengenang para korban.

“Kita lanjutkan besok ya, nanti apabila ada yang ingin ditanyakan besok saat tabur bunga ya. Silakan jam 8 ke lokasi,” ucap Budi hendak pamit.

Mendengar itu, seorang anggota keluarga korban sontak berdiri dengan nada lantang melontarkan keberatannya.

“Kami keberatan untuk tabur bunga Pak,” ketusnya diikuti jawaban serempak keluarga korban yang lain, “Benar Pak.”

Menteri Budi pun hanya tersenyum menanggapi keberatan keluarga korban tersebut.[wid/rmol]