Eksekusi SPBU PT Angkasa Biru Beutari Ricuh

EKSEKUSI : PN Langsa bersama pihak kepolisian melakukan eksekusi SPBU PT. Angkasa Biru Beutari, Selasa (6/11). (Bahtiar Husin/Rakyat Aceh)

LANGSA (RA) – Eksekusi terhadap SPBU PT Angkasa Biru Beutari yang berada di Gampong Buket Meutuwah, Langsa Timur, yang dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Langsa, Selasan (6/11), sempat ricuh karena adanya perlawanan.

Meskipun sempat mendapat perlawanan dari pihak tereksekusi, namun proses eksekusi dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Dr. Nurnaningsih Amrian, SH, MH dan dihadiri Kabag Ops Polres Langsa, AKP Sartono, Kapolsek Langsa Timur, Iptu Imran, Kasat Shabara, AKP Anwar, pihak BRI Cabang Kuala Simpang, pihak Pertamina, serta personel Koramil 23/LGST, berhasil dilakukan.

Pantauan Rakyat Aceh di lapangan, proses esekusi SPBU PT Angkasa Biru Beutari telah dimenangkan lelang Bustami ini, mendapat perlawanan dari pihak keluarga PT Angkasa Biru Beutari.

Perlawanan eksekusi dengan cara membakar ban disekitar SPBU tersebut, namun setelah dibujuk Kepolisian akhirnyapihak keluarga memadamkan ban bekas dimakasud.

Humas Pengadilan Negeri Langsa, Kurniawan, kepada wartawan dalam konfirmasinya membenarkan, pihaknya telah melakukan eksekusi SPBU PT Angkasa Biru Beutari, berdasarkan surat penetapan Pengadilan Negeri Langsa, Nomor:2/pen.pdt.HT/2017/PN Lgs, tanggal 30 Oktober 2018, yang ditanda tangani oleh Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Dr. Nurnaningsih Amrian, SH, MH.

Dikatakannya, dalam surat penetapan itu memutuskan, memerintahkan kepada penitera Pengadilan Negeri Langsa atau jika berhalangan diganti oleh wakilnya yang sah, supaya disertai dua orang saksi yang memenuhi syarat-syarat guna melakukan eksekusi pengosongan, pada Selasa, tanggal 6 Novemer 2018, pukul 09.00 WIB.

Terhadap barang-barang/benda-benda dari dalam bangunan yang terletak di atas tanah seluas 2.152 M2, sesuai Sertifikat Hal Milik (SHM) Nomor: 22 tanggal 27 April 2007 atas nama Zulkarnaini, SH, MM, di Bukit Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Provinsi Aceh. (dai/min)