Komite Penyelamat Kadin Minta Tunda Musprov

Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Komite Penyelamat Kadin Aceh telah menerima dua surat dari Pemerintah Aceh dan DPRA yang ditujukan ke pusat dan daerah, intinya agar segera menunjuk caretaker dan menunda Musprov rencananya tanggal 15 November 2018.

Surat Plt Gubernur Aceh menyebutkan bahwa alasannya menyahuti aspirasi unjuk rasa para pengurus Kadin yang selama ini tak pernah dilibatkan oleh Ketua Kadin Aceh, Firmandez.

Hal sama juga surat yang diterima komite penyelamat dari DPRA yang intinya agar Kadin Pusat segera menunjuk caretaker. Kita minta semua pihak agar menghargai surat Gubernur No 530/26936 tanggal 26 Oktober dan DPRA no 160/2485 tanggal 24 Oktober 2018.

Kemudian dalam surat itu juga meminta Kadin Aceh menyelesaikam internal di pengurus Kadin sekarang. “Dua surat itu paling tidak dihargai oleh Firmandez,” sebut Iqbal SE, salah seorang anggota penyelamat Kadin Aceh.

Kalaupun itu tetap dipaksa melaksanakan Musprov maka komite penyelamat akan melawan bersama seluruh dunia usaha di Aceh dan akan menggugat ke ranah hukum. Karena apa yang dilakukan Ketua Kadin melanggar Undang-undang Kadin No 187 tahun 2010 dan Keppres 17 tahun 2010.

Sebelumnya Ketua Kadin Aceh, Firmandez menjelaskan, ia telah menetapkan jadwal Musprov tanggal 15 November yang berlangsung di Banda Aceh dan akan diikuti sekitar 16 Kadin kabupaten/kota yang sudah dilantik beberapa waktu lalu.

“Kita sudah agendakan dan rencananya akan dihadiri Ketua Kadin Pusat,” kata Firmandez beberapa waktu lalu. (imj/rif)