BKKBN Aceh Gelar Forum Koordinasi Kehumasan

Plt Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat BKKBN RI, Ratna Juita Razak, menyampaikan materi pada Forum Koordinasi Kehumasan yang dilaksanakan BKKBN Aceh, Kamis (22/11). Baihaqi/Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Kantor Perwakilan BKKBN Aceh, Kamis (22/11) pagi, mengelar pertemuan Forum Koordinasi Kehumasan dengan sejumlah jurnalis yang selama ini telah menjalin kerjasama dalam mempublikasi berbagai kegiatan mendukung program KKBPK di Aceh.

Pada acara itu diambil tema “Melalui kegiatan forum kehumasan Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh kita tingkatkan sinergitas fungsi Humas dan vokie dalam mengelola dan mensukseskan program KKBPK di Provinsi Aceh” dan pelaksanaannya di gelar di hotel Permata Hati.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sahidal Kastri mengatakan, peran media sangat penting artinya bagi BKKBN dalam menyampaikan berbagai program keluarga berencana, sehingga masyarakat dapat mengetahui.

“Masukkan dalam menata program KKBPK yang baik sangat diperlukan dari media, apalagi informasi yang disampaikan memiliki unsur komunikasi yang bagus dalam menjalankan program KKBPK,” katanya.

Ia mengatakan peran media sangat penting, urgen sekali. “BKKBN tidak ada apa-apa tanpa dukungan media, sebab banyak program BKKBN yang perlu disampaikan pada masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, ketua panitia, Suryani mengatakan, kegiatan ini diikuti 20 peserta, 11 dari media sisanya dari intern BKKBN Aceh bagian kehumasan. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan media dapat menyampaikan berbagai informasi program KKBPK. Tentunya tanpa media, program itu tidak cepat sampai ke masyarakat,” kata Suryani.

Pada sesi materi, nara sumber Sekretaris BKKBN Aceh, Husni Thamrin, menyampaikan delapan program prioritas KKBPK, termasuk pencanangan Kampong KB yang terus dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa binaan.

Nara sumber dari BKKBN RI, yang disampaikan Plt Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat BKKBN RI, Ratna Juita Razak, menyampaikan fungsi kehumasan BKKBN sangat terkait dengan media.

“Keterbukaan informasi dan kebebasan pers merupakan dua syarat yang harus dipenuhi bagi negara yang ingin menuju kesempurnaan berdemokrasi,” harap Ratna.

Sementara itu, nara sumber lainnya, Kasubbid Advokasi dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) Kanper BKKBN Aceh, Efiyanti menyampaikan, fungsi advokasi dan KIE, serta tugas dan fungsi bagian humas.

“Berbagai informasi dapat diperoleh di bagian Humas dan bagian Advokasi dan KIE. Yang penting informasi yang keluar dari BKKBN satu tujuan untuk menginformasikan berbagai promosi program BKKBN dapat berjalan,” kata Yanti. (bai/rif)