Hari Ini RAPBK Bireuen 2019 Mulai Dibahas

RANCANGAN QANUN : Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH.,MSi dan Ketua DPRK Ridwan Muhammad, SE.,MSi, serah terima rancangan qanun RAPBK tahun anggaran 2019, Rabu (21/11) pagi. RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Rancangan qanun anggaran pendapatan dan belanja kabupaten (APBK) Bireuen tahun 2018, diserahkan Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH.,MSi kepada Ketua DPRK Ridwan Muhammad, SE.,MSi, kemarin (21/11)

Raqan APBK Bireuen 2019 sebesar Rp1.893.415.455.903,00, mulai hari ini Kamis (22/11) kedua pihak untuk dapat mencapai pengesahan tepat waktu.

Serah terima itu berlangsung dalam rapat paripurna 1 masa persidangan III DPRK Bireuen dalam rangka penyampaian rancangan qanun tentang APBK Bireuen tahun anggaran 2019, dipimpin oleh Ketua DPRK dihadiri wakil ketua dan anggota DPRK, forkopimda, kepala SKPK, Rabu (21/11) pagi diruang sidang kantor dewan.

Wakil Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses penyusunan APBK tahun 2019 ini berpedoman dengan sejumlah peraturan berlaku dan RAPBK mengacu kepada RKPK tahun 2019 yang menggunakan pendekatan holistik, tematik, integratif, dan spasial.

Kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follow program dengan cara memastikan hanya program dan kegiatan yang benar-benar bermanfaat saja yang dialokasikan dan bukan sekedar karena tugas dan fungsi SKPK bersangkutan.

Dijelaskan juga substansi ringkasan rancangan APBK tahun anggaran 2019, pendapatan. Secara keseluruhan rencana penerimaan anggaran pendapatan tahun anggaran 2019, Rp1.893.415.455.903,00. Belanja, RABK 2019 secara keseluruhan direncanakan Rp Rp1.892.415.455.903,00.

Terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1.287.000.436.274,00 dan belanja langsung Rp605.415.019.629,00 sehingga surplus pendapatan terhadap belanja Rp1.000.000.000,00. Untuk pembiayaan, jumlah penerimaan pembiayaan dalam posisi nihil.

Sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp Rp1.000.000.000,00, sehingga pembiayaan netto defisit Rp1.000.000.000,00. “Defisit pembiayaan itu ditutupi dengan surplus pendapatan sehingga posisi APBK tahun anggaran 2019 dalam keadaan berimbang,” tutur Wabup.

Pimpinan sidang juga sebagai Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad,SE.,MSi menjelaskan, Raqan APBK Bireuen 2019 diserah Wakil Bupati ini telah didahului dengan pembahasan kebijakan umum anggaran serta prioritas clan plafon anggaran sementara 2019.

Dilihat tahapan pembahasan Rancangan Qanun APBK 2019, sebenarnya ini sudah bergeser dari apa yang diamanahkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 dan Permendagri Nomor 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2019.

Karena itu diminta keseriusan kita untuk memacu pembahasannya dengan tanpa mengabaikan aturan-aturan yang berlaku dalam pembahasan Rancangan Qanun APBK tahun 2019, terutama menyangkut program dan kegiatan pada masing-masing SKPK dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

“Mulai hari ini Kamis 22 November 2018, pukul 09.00 Wib, dan tidak mengenal hari libur TAPD dan SKPK melaksanakan pembahasan dua pihak dengan Banggar DPRK, demi tecapainya APBK tepat waktu,” imbuh Ketua DPRK. (rah/min)