Perkosa Anak Bawah Umur JF Diancam 15 Tahun Penjara

Jajaran Polres Abdya menyerahkan seorang tersangka kepada Jaksa, Selasa (27/11). RAHMAD/RAKYAT ACEH

BLANGPIDIE (RA) – Polres Abdya menyerahkan JF (23), tersangka pemerkosaan anak di bawah umur ke Kejari setempat. Warga Cinta Makmur, Kecamatan Setia itu, diserahkan polisi bersama barang bukti perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu Zulfitriadi menyebutkan kasus tindak pidana seksual terjadi Juni lalu. Mawar (bukan nama sebenarnya), diperkosa di rumah neneknya sekitar pukul 23.30 WIB.

Tindak pidana yang dilakukan JF, terhadap anak berusia 16 tahun tersebut dijerat Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka dapat dijatuhkan hukuman penjara paling lama 15 tahun. Paling singkat 3 tahun. Denda paling banyak Rp300 juta dan paling sedikit Rp60 juta,” katanya, Selasa (27/11).

Iptu Zulfitriadi menceritakan, sebelum peristiwa terjadi tersangka sempat menelpon korban menyatakan ingin berjumpa untuk curhat. Ia meminta korban memperbolehkan menemuinya di rumah neneknya.

“Tersangka masuk ke rumah nenek korban, melalui pintu belakang rumah yang telah dibuka oleh korban,” sebutnya.

Tiba di rumah nenek korban, tersangka langsung masuk ke kamar dan melakukan tindak pidana seksual.

“Korban sempat melawan, ingin berteriak, namun tersangka menutup mulut korban dan memegang tangan,” jelasnya lagi.

Tersangka mengulang perbuatannya pada malam berikutnya. Saat itu, korban diperkosa tiga kali berturut-turut.

“Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain,” terangnya. (mag-80/mai)